JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menerima penghargaan internasional. Penghargaan yang diberikan kepada Presiden SBY kali ini adalah “The Gold Standard Awards 2009” untuk kategori “The Gold Standard in Political Communications”. Penghargaan ini diberikan oleh sebuah lembaga internasional berbasis di Hongkong, yaitu Public Affairs Asia.
HAITI - Pemerintah Haiti menegaskan bahwa korban jiwa akibat gempa bumi melebihi 150-ribu. Menteri Perhubungan Haiti mengatakan, jumlah korban jiwa itu didasarkan pada penghitungan mayat di ibukota Port-au-Prince yang dilakukan oleh sebuah perusahaan negara yang mengumpulkan mayat dan menguburnya dalam kuburan-kuburan masal.
MATARAM – Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI bekerja sama dengan tim Satuan Tugas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melakukan penangkapan 47 orang warga negara Afghanistan di Lombok Barat dan Lombok Timur, Kamis (10/12) sore. Kini, mereka 38 orang ditempatkan di Gedung Sasana Dharma di dalam kompleks Markas Polda NTB dan sembilan orang lainnya di Hotel Srikandi Cakranegara sampai selesainya pemeriksaan.
MATARAM – Sudah setahun lebih 160 orang imigran gelap asal Irak, Iran dan Srilangka dalam penampungan International Organization for Migration (IOM) di Mataram. Mereka tetap ditanggung biaya hidupnya hingga ada negara ketiga yang bersedia menerimanya atau jika bersedia balik ke negara asalnya.
LONDON -DUBAI : “So far, so good,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memberikan keterangan pers mengenai jalannya Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di London. Presiden menyampaikan ini di pesawat dalam penerbangan London-Jakarta (transit di Dubai), Kamis (2/4) sore waktu setempat.
Presiden SBY mengatakan gembira karena seluruh pemimpin negara G-20 memiliki semangat serta keinginan yang tinggi untuk mencapai suatu konsensus. “Semua berbicara secara terbuka meskipun sama-sama menyadari bahwa resesi ini memang buruk, tetapi optimisme masih terjaga. Semangat kita semua untuk bersama-sama mengatasi krisis ini juga tinggi,” kata Presiden.
Komunike itu sendiri masih dimatangkan. Tapi hampir pasti, karena sudah digarap dan dipersiapkan dengan matang. Kemungkinan ada perubahan kecil. Presiden SBY menjelaskan, sesuai dengan etika, isi komunike akan disampaikan oleh tuan rumah, dalam hal ini PM Inggris Gordon Brown, pada akhir KTT G-20.
Presiden mengungkapkan, bahwa ia melakukan ‘intervensi’ saat sesi Working Breakfast tadi pagi waktu setempat. Kepada seluruh anggota G-20, Presiden SBY mengutarakan dua pertanyaan kritis. Pertama, apakah KTT G-20 kali ini dapat menghasilkan sesuatu yang konkret untuk memulihkan kepercayaan, pertumbuhan, dan lapangan pekerjaan. Kedua, apakah KTT G-20 ini bisa mewadahi kepetingan negara-negara berkembang.
Namun, Presiden SBY tetap optimis kedua tujuan tersebut dapat dicapai. “Dan akan dijalakan pada satu hingga dua tahun mendatang apa yang telah menjadi kesepakatan kita,” ujar SBY kepada wartawan yang menyertai kunjungan kerja selama empat hari di London.(mit/presidensby-info)
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi oleh beberapa menteri terkait, menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton, di Kantor Presiden pada hari Kamis (19/2) pagi. Selain membahas mengenai upaya-upaya yang akan dilakukan oleh kedua negara sahabat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, dibahas pula mengenai masalah-masalah regional dan internasional.
JAKARTA - Hari Kamis (19/2) pagi, tepat pukul 10.00 WIB, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton di Kantor Presiden. Presiden SBY langsung menyambut Hillary di halaman depan Kantor Presiden. Dalam pertemuan yang produktif tersebut, Presiden SBY menyambut baik upaya yang dilakukan kedua belah pihak sekarang untuk membangun kemitraan komprehensif.