by

ITDC Bangun Bukit Pink di Mandalika

MANDALIKA RESORT – Di kawasan wisata Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) membangun proyek Pink Mandalika. Di sana, sejak Mei 2020 lalu, di atas lahan seluas 26,5 hektar ditanami 500 ribu batang pohon bunga Bougenville yang berwarna pink di Jalan Khusus Kawasan.

BUMN pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan KEK Mandalika/The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini memilih bunga Bougenville untuk ditanam di tujuh bukit dalam kawasannya. Pilihan ini karena ketahanan bunga ini terhadap panas dan sesuai dengan iklim Indonesia yakni iklim tropis, kondisi iklim mikro (area pesisir), daerah yang kurang air, dan mudah berkembang biak. Tahap pertama di atas satu bukit seluas empat hektar sudah menanami 16.200 batang.

Selain penanaman bibit, saat ini telah dilaksanakan pula pekerjaan infrastruktur penunjang Pink Mandalika yaitu penyiapan sumur, jaringan irigasi area, penyiapan lubang tanam dan pupuk komposting serta jalan akses untuk pemeliharaan. Proyek tahap pertama ini ditargetkan akan selesai pada Desember 2020.

Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan mengatakan proyek dengan tema Pink Hill ini merupakan proyek atraksi wisata yang menggabungkan konsep wisata bunga atau wisata alam dengan program konservasi lingkungan. Pink Hill yang terletak di sekitar JKK ini akan menjadi obyek wisata baru yang dapat dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung ke The Mandalika. ”Sekaligus menjadi pemandangan yang menarik saat berlangsungnya MotoGP di The Mandalika,” katanya, Rabu 23 September sore.

Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Provinsi NTB dalam menyalurkan pupuk komposting dan bibit bunga.  Selain itu, proyek dilaksanakan dalam bentuk program padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar yang berasal dari desa penyangga The Mandalika khususnya masyarakat yang terdampak Covid-19.

Saat ini, telah terserap sejumlah kurang lebih 15 orang warga lokal yang berasal dari Desa Sukadana, Lombok Tengah, dimana mereka dilibatkan untuk bekerja sebagai Gardener, Perawat Tanaman dan Operasional Taman.

Selain Proyek Pink Mandalika, ada sejumlah proyek aktif lain dalam kawasan yang juga dilaksanakan dengan melibatkan warga sekitar The Mandalika, antara lain: proyek pembangunan pengendali banjir yang dilaksanakan bekerjasama dengan instansi PU Balai Wilayah Sungai dengan serapan tenaga kerja lokal mencapai 34 orang, proyek pembangunan jalan akses gerupuk menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 80-90 orang, dan proyek JKK diperkirakan menyerap tenaga kerja lokal (langsung dan tidak langsung saat proyek masih berjalan) sebanyak ±3.000 orang.

ITDC sebagai BUMN pengembang destinasi pariwisata, berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dalam mengembangkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika seperti yang telah diamanahkan pemerintah. Pelibatan masyarakat sekitar The Mandalika untuk menjadi subyek dalam pengembangan destinasi wisata ini merupakan salah satu fokus perhatian ITDC sehingga semakin banyak masyarakat khususnya warga NTB dan Lombok Tengah yang merasakan manfaat sosial ekonomi dari keberadaan ITDC dan The Mandalika,” ucap Ngurah Wirawan.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed