MATARAM – 5 Mei 2026
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung keberhasilan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) di Kota Mataram. Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram yang berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026, di Ruang Rapat BBPOM di Mataram.
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan langkah, memperjelas peran, serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memenuhi indikator penilaian KKPA secara optimal. BBPOM di Mataram menekankan bahwa koordinasi yang terstruktur dan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam mendorong efektivitas pelaksanaan program melalui pelibatan aktif seluruh perangkat daerah terkait.
Dalam forum ini, pengisian tools penilaian mandiri KKPA menjadi perhatian utama. DKP Kota Mataram sebagai leading sector diharapkan mampu mengoordinasikan pengisian secara komprehensif dengan dukungan data yang akurat dan representatif sebagai dasar pengukuran capaian daerah.
Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, S.Si., Apt., dalam arahannya menyampaikan harapan besar terhadap komitmen Pemerintah Kota Mataram. “Kami sangat berharap seluruh OPD dapat berperan aktif dan mengisi tools penilaian mandiri secara lengkap dan berkualitas. Ini bukan sekadar administrasi, tetapi cerminan nyata komitmen Kota Mataram dalam menjamin keamanan pangan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis Kota Mataram dapat meraih predikat terbaik Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Sudirman, S.Sos., S.E., M.M., menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. “Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.
Selain fokus pada KKPA, pembahasan juga mengarah pada dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari agenda Badan Gizi Nasional (BGN). Kedua pihak menyatakan komitmen bersama untuk menyukseskan program tersebut sebagai upaya strategis dalam mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045 melalui penguatan aspek keamanan dan mutu pangan.
BBPOM di Mataram juga menyoroti pentingnya pendampingan berkelanjutan pada lokasi intervensi program, termasuk Pasar Perumnas dan Kelurahan Ampenan Selatan yang telah menunjukkan capaian signifikan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram turut melakukan kunjungan ke laboratorium BBPOM di Mataram untuk melihat secara langsung proses pengujian pangan. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan sinergi dalam pengawasan berbasis ilmiah.
Melalui langkah konkret ini, BBPOM di Mataram menegaskan perannya sebagai penggerak utama pengawasan obat dan makanan yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian, tetapi juga pemberdayaan daerah menuju sistem pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing.(bbpom/*)









