MATARAM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) membuka layanan khusus masalah gangguan lalu lintas melalui SMS cemter ke Nomor 6668585. Layanan tersebut sebagai sikap proaktif untuk perbaikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Selain itu, satuan polisi di daerah juga melakukan sosialisasi bergerak tentang undang-undang lalu lintas menggunakan mobil patroli di jalan-jalan utama kota Mataram.
MATARAM – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) Komisaris Besar Arif Wachyunadi menonaktifkan dua orang polisi di Kepolisian Resor Bima yang diduga bertanggung jawab tewasnya penduduk Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima Rakiman, 21 tahun, 18 Nopember 2009 lalu. Anggota polisi yang dinon aktifkan tersebut bukan hanya pejabat kepolisian setempat tetapi juga seorang bintara.
Surabaya - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (23/12) pagi di Dermaga Ujung Koarmatim, Surabaya, melantik 1.092 Perwira Remaja lulusan Akademi TNI dan Akademi Ilmu Kepolisian (Akpol) tahun 2009. Mereka yang dilantik terdiri dari lulusan Akmil 275 orang, AAL 195 orang dan AAU 123 orang. Sedangkan lulusan Akpol yang dilanik 499 orang, 65 diantaranya adalah perwira Polisi Wanita (Polwan).
MATARAM – Gili Sepatang atau aslinya Sophia Louisa sebagai pulau terluar di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terletak di depan Samudera Indonesia sudah dipasangi mercu suar. Sebagai pulau di selatan Lombok tersebut menjadi pengawasan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mataram. Keberadaan pulau yang sebenarnya apabila air pasang tidak tampak permukaan daratannya tersebut menjadi wilayah yang paling rawan dari pemanfaatan oleh orang asing.
MATARAM – Tiga orang pejabat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menjalani mutasi, Kamis (10/9) pagi tadi. Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Komisaris Besar (Kombes) Sugeng Hariyanto menjalani non job karena menjelang pensiun. Sedangkan dua orang lainnya, Direktur Narkoba Kombes Abdul Hakim Munsyarif memperoleh promosi sebagai Direktur Reskrim Polda Jawa Barat dan DirektuKombes I Gusti Bagus Suteja dimutasi ke Polda Bali.
MATARAM – Kepolisian Resort (Polres) Sumbawa sudah memeriksa tujuh orang warga masyarakat pemburu babi yang diduga pelaku penembakan anggota Kepolisi Sektor Empang Sumbawa Brigadir Satu Arya Hutama Wibawa Mukti yang langsung tewas ketika sedang bertugas jaga di kantor Pegadaian Empang Kabupaten Sumbawa, Senin (24/8) dini hari tadi pukul 01.40 waktu setempat. Ia tertembak sewaktu truck tersebut melintas di jalan raya Dompu – Sumbawa Besar.
MATARAM – Brigadir Satu Polisi ArYa HUtama Wibawa Mukti, 24 tahun, anggota Markas Polsek Empang di Kabupaten Sumbawa korban penembakan di tempat tugasnya kantor Pegadaian Empang, Senin (24/8) dini hari tadi pukul 01.40 Waktu Setempat, mengalami luka pada bagian bawah telinga sebelah kanan, tangan sebelah kanan dan dada sebelah kiri. Dugaan sementara, peluru tersebut berasal dari senjata api organik milik satuan polisi yang kabarnya bersama kendaraannya sudah diamankan.