THE MANDALIKA – 16 Juni 2026
Mandalika International Circuit untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah ajang Formula IDN, setelah Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Formula IDN, resmi menandatangani kerja sama penyelenggaraan Formula IDN musim 2026. Melalui kerja sama ini, Mandalika akan menjadi lokasi penyelenggaraan dua putaran Formula IDN yang dijadwalkan akan berlangsung pada 14-16 Agustus dan 16-18 Oktober 2026 dalam Mandalika Festival of Speed.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, dan CEO Formula IDN, Michael Indradjaja, di sela penyelenggaraan Mandalika Festival of Speed (MFoS) Putaran Kedua, pada Minggu (14/6). Langkah ini jadi tonggak penting dalam memperkuat pembinaan pembalap muda Indonesia, sekaligus mengembangkan ekosistem balap roda empat nasional yang berstandar internasional.
Formula IDN merupakan kejuaraan balap formula yang menggunakan kendaraan, standar teknis, dan regulasi yang setara dengan spesifikasi Formula 4 yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de l’Automobile (FIA). Secara global, kategori dengan spesifikasi ini menjadi jenjang awal dalam jalur pengembangan pembalap menuju level yang lebih tinggi, seperti Formula Regional, FIA Formula 3, Formula 2, hingga Formula 1.
Bagi MGPA, kehadiran Formula IDN merupakan langkah strategis untuk memperluas ragam kompetisi yang diselenggarakan di Mandalika International Circuit, sekaligus memperkuat posisi kawasan The Mandalika sebagai destinasi sportstainment kelas dunia. Usai menjadi tuan rumah berbagai ajang balap roda dua dan roda empat, hadirnya Formula IDN semakin melengkapi ekosistem motorsport yang berkembang di The Mandalika.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, menilai, penyelenggaraan Formula IDN sejalan dengan upaya MGPA dalam membangun ekosistem motorsport yang semakin lengkap di Mandalika.
“Kami ingin Mandalika tak hanya dikenal sebagai tuan rumah berbagai ajang balap internasional, tetapi juga sebagai tempat lahir dan berkembangnya talenta-talenta motorsport Indonesia, yang kelak mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus melengkapi ekosistem motorsport yang terus tumbuh di kawasan ini. Kehadiran Formula IDN menjadi salah satu langkah konkret untuk mendukung tujuan tersebut,” ungkap Ananda.
Ananda menambahkan, pengembangan kawasan tak sebatas cuma berfokus pada penyelenggaraan balap semata, tetapi juga pada pembangunan berbagai fasilitas dan sarana penunjang yang dapat mendukung pertumbuhan industri motorsport nasional.
“Ke depan, kami tidak hanya mengembangkan aktivitas balap di sirkuit, tetapi juga membangun sejumlah fasilitas dan sarana pendukung, yang harapannya dapat memperkuat pembinaan talenta serta pertumbuhan industri motorsport di kawasan The Mandalika,” tambahnya.
Sementara itu, CEO Formula IDN, Michael Indradjaja, menyebut, Formula IDN hadir sebagai wadah pembinaan pembalap muda Indonesia, dengan standar kompetisi yang setara dengan kejuaraan Formula 4 internasional.
“Formula IDN Racing Series merupakan kejuaraan balap formula yang memiliki identitas dan hak kekayaan intelektual sendiri. Kejuaraan ini menggunakan kendaraan dan standar teknis yang setara dengan spesifikasi Formula 4 FIA, serta dirancang sebagai wadah pembinaan pembalap muda Indonesia menuju jenjang balap yang lebih tinggi,” jelas Michael.
Selain menyuguhkan kompetisi, Formula IDN juga akan menjalankan program pengembangan pembalap melalui akademi balap dan skema Arrive and Drive yang memungkinkan peserta merasakan sensasi balapan dengan kendaraan berstandar Formula 4, lengkap dengan dukungan kendaraan serta pendampingan profesional.
“Melalui akademi dan program Arrive and Drive, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi talenta-talenta muda Indonesia maupun regional untuk merasakan pengalaman balap formula berstandar internasional dan mengembangkan karier mereka secara lebih terarah,” tambahnya.
Kehadiran Formula IDN juga melengkapi berbagai inisiatif yang telah dikembangkan di Mandalika untuk mendukung pertumbuhan industri motorsport nasional. Dengan semakin beragamnya kompetisi yang digelar, Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi destinasi penyelenggaraan balapan, tetapi juga berperan sebagai pusat pengembangan talenta dan ekosistem motorsport Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi langkah strategis dalam memperkuat jalur pembinaan pembalap roda empat Indonesia sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kita sudah memiliki pembalap roda dua seperti Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji yang mampu bersaing di level dunia. Harapan saya, melalui Formula IDN akan lahir pembalap roda empat Indonesia yang juga mampu berbicara banyak dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” tutup Ananda.(mgpa/*)







