THE MANDALIKA – Akhir pekan ini bertepatan dengan suasana Peringatan Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, pada 15-17 Agustus 2025 gemuruh dan raungan knalpot kembali membahana di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dengan “semangat 45”, para pembalap akan membesut mesin racikan mekanik handal untuk menaklukkan sirkuit sepanjang 4,31 kilometer antara 8-10 putaran sesuai dengan kategori kelas yang digelar di ajang Pertamina Mandalika Racing Series putaran ketiga.
Perjalanan pembalap muda Indonesia menuju panggung balap motor dunia kini semakin nyata. Melalui sinergi program pembinaan nasional dan internasional, Pertamina Manda…
[21:13, 13/08/2025] Priandhi Satria (MGPA) MGPA: Endurance Aquabike Grand Prix of Indonesia 2025: Deretan Pembalap Kelas Dunia Siap Berlaga di di Danau Toba
Balige, Sumatera Utara, 13 Agustus 2025 — Danau Toba kembali bersiap menyapa belahan dunia ketika para pembalap jet ski terbaik dari berbagai negara berkumpul untuk mengikuti UIM-ABP Endurance Aquabike Grand Prix of Indonesia 2025 pada 13-15 Agustus 2025. Ajang ini akan mempertemukan pebalap internasional dan nasional dalam lomba penuh ketangguhan yang menuntut kombinasi kecepatan, strategi, dan daya tahan fisik.
Tidak hanya menjadi ajang adu cepat di atas air, kategori Endurance juga menantang pembalap untuk menguasai trek alami Danau Toba dengan ombak, arus, dan kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan lintasan alam yang memukau, event ini diharapkan menjadi pesta olahraga air sekaligus promosi pariwisata Indonesia di mata dunia.
Pembalap Papan Atas Dunia
Ajang tahun ini diikuti sederet nama besar dari berbagai negara yang telah berpengalaman di kejuaraan dunia. Dari Eropa, hadir Gyorgy Kasza (Hungaria) yang dikenal sebagai pembalap tangguh di lintasan panjang, disusul Mario Lamy (Slovakia) dan Anderson Dos Santos Gouveia (Portugal) yang memiliki reputasi sebagai spesialis endurance. Portugal bahkan mengirim lebih dari satu wakil, termasuk Adrian Herias Fernandez dan Lino Araujo.
Dari Skandinavia, Rasmus Koch Hansen (Denmark) akan membawa gaya balap khas Eropa Utara yang dikenal disiplin dan efisien. Anthony Radetic dan Jay Finlinson dari Amerika Serikat akan memamerkan kekuatan dan teknik ala riders Amerika, sementara Scott Phillips dan Bailey Cunningham dari Australia siap memanfaatkan kecepatan di lintasan lurus Danau Toba.
Tak kalah menarik, Kylie Ellmers dari Selandia Baru menjadi salah satu pembalap wanita yang akan bersaing melawan dominasi rider pria. Dari Asia, ada Isahai Hajime (Jepang) yang dikenal dengan teknik kontrol mesin presisi di perairan terbuka.
Peserta Nasional: Siap Memberi Kejutan
Indonesia menurunkan 10 pembalap terbaiknya, yang sebagian besar sudah berpengalaman di ajang balap internasional. Nama-nama seperti Sosie Yoko, Kanina Ramadhina, dan Fikri Rajab menjadi sorotan sebagai pembalap muda potensial. Ada pula Hilman Kurniawan, Boanerges Ratag, dan Trinity Ratag yang dikenal piawai di perairan lokal.
Makaio Wimylie dan Pramudya Kumara menambah kekuatan tim Indonesia, sementara Fahri Abdillah dan Fakhrul Rozi Berutu melengkapi daftar dengan ambisi besar untuk mencatatkan prestasi di rumah sendiri. Keuntungan memahami karakter ombak Danau Toba bisa menjadi senjata rahasia mereka menghadapi pembalap asing.
Endurance: Ketahanan dan Strategi
Balap Endurance Aquabike menuntut lebih dari sekadar kecepatan. Setiap pembalap harus mampu menjaga stamina, mengatur strategi pit stop untuk pengisian bahan bakar, dan beradaptasi cepat dengan kondisi perairan. Durasi balap yang panjang berarti setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap hasil akhir.
Danau Toba dengan luasnya yang mencapai 1.130 km² dan kedalaman mencapai 450 meter, memberikan tantangan alam yang unik, mulai dari gelombang tak terduga hingga perubahan arah angin yang mendadak.
Setiap hari, pada 13-15 Agustus 2025, balapan diawali dengan distribusi bahan bakar, parade lap untuk memanaskan mesin sekaligus memperkenalkan pembalap kepada penonton, lalu dilanjutkan sesi balapan penuh durasi 40 menit. Format ini menuntut pembalap untuk mengatur stamina dan strategi karena konsistensi menjadi kunci di ajang endurance.
Dampak bagi Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Kehadiran puluhan pembalap internasional, kru, official, dan penonton mancanegara dipastikan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Balige dan sekitarnya. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM akan merasakan peningkatan aktivitas selama event berlangsung.
Selain balapan, para pengunjung juga berkesempatan menikmati keindahan alam Danau Toba, menjelajahi pulau Samosir, mencicipi kuliner khas Batak, dan mengikuti berbagai festival budaya yang digelar bersamaan dengan event ini.
Dengan komposisi peserta yang beragam, perpaduan pembalap internasional berpengalaman dan talenta lokal yang berambisi besar, UIM-ABP Endurance Aquabike Grand Prix of Indonesia 2025 di Danau Toba dipastikan akan menjadi tontonan yang memikat. Ini bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi juga tentang siapa yang paling tangguh dan cerdas mengatur strategi di lintasan air alami yang menantang.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyatakan kebanggaannya terhadap gelaran ini.“Endurance Aquabike Grand Prix of Indonesia di Danau Toba bukan hanya ajang olahraga air, tetapi juga etalase potensi pariwisata kita. Kehadiran pembalap kelas dunia dan talenta-talenta terbaik Indonesia membuktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah event internasional dengan standar tinggi. Kami berharap, selain prestasi, ajang ini juga membawa manfaat ekonomi dan promosi besar bagi masyarakat Sumatra Utara,”ungkap Andhi Satria sapaan akrabnya.(MGPA)









