by

Daftar Tunggu Ibadah Haji di NTB 34 Tahun

MATARAM – Hingga kini sudah 146.343 orang calon jemaah haji di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menunggu giliran keberangkatannya. Sebanyak itu berarti antrian keberangkatannya mencapai 34 tahun.

Selama masa pandemi ini, tidak mengurangi animo masyarakat untuk berhaji.  Setiap hari selalu ada masyarakat yang mendaftar.,  Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Eka Muftati’ah Kementerian Agama (Kemenag) NTB menyebutkan bahwa jumlah jemaah haji berhak lunas 4.457 orang. ”Untuk waitinglist NTB 34 tahun. Estimasi berangkat tahun 2053,” katanya kepada Tempo, Rabu 10 Maret 2021

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan pihaknya terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Penyiapan dokumen jemaah tetap dilakukan bertahap, pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga mulai dilakukan dengan Komisi VIII DPR.

Tim manajemen krisis yang dibentuk Menag pada akhir Desember 2020 juga terus bekerja mempersiapkan beragam skenario. Demikian juga koordinasi dengan pihak Saudi, terus dilakukan melalui Konsul Haji KJRI Jeddah.

“Kepastian tunggu info resmi dari Saudi. Belum ada info resmi dari Saudi terkait kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M,” ujarnya melalui keterangan pers yang dikirimkan  Humas Kemenag, Selasa 9 Maret 2021.

Adanya abar bahwa Kementerian Kesehatan Saudi mensyaratkan vaksin bagi jemaah haji, Yaqut Cholil Qoumas mengaku mendengar berita tersebut. Namun, belum tahu apakah info tersebut bersifat internal Saudi atau juga untuk negara lain. Berita yang beredar itu juga tidak bisa dijadikan dasar karena belum ada surat atau pemberitahuan resmi dari Saudi.

“Dalam berita, kan, tidak ada penegasan syarat vaksin itu apakah untuk persiapan internal Saudi, ataukah juga merupakan pesan buat negara pengirim jemaah lainnya. Tidak ada keterangan tentang itu,” ucapnyag.

Konsul Haji KJRI di Jeddah Endang Jumali mengatakan pernyataan Menteri Kesehatan Saudi bukan kepada jemaah haji tapi terkait petugas medis internal Kemenkes Saudi yang akan berpartisipasi pada musim haji tahun 2021.

Sudah dilakukan koordinasi dengan pihak Kemenkes Saudi dan Jubir Kemenhaj bahwa untuk petugas haji dari luar Saudi dan jemaah haji luar Saudi belum ada pernyataan terkait vaksin ataupun yang lainnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed