LOMBOK – 8 Juni 2026
Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia, Innit Lombok berkolaborasi dengan Indonesia Biru Foundation dalam mendukung upaya restorasi terumbu karang di Teluk Ekas, Lombok Timur. Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan keberlanjutan Innit Lombok, mempertemukan dunia perhotelan dan konservasi laut dalam upaya menjaga salah satu ekosistem pesisir terpenting di Indonesia.
Proses rehabilitasi terumbu karang kini tengah berjalan di tiga lokasi pilihan. Setiap lokasi ditentukan secara cermat berdasarkan kesesuaian ekologis, kondisi perairan, dan potensi jangka panjangnya, memastikan peluang terbaik bagi pemulihan terumbu yang berkelanjutan.
Bersama Indonesia Biru Foundation, proses restorasi diawali dengan perakitan struktur logam khusus yang berfungsi sebagai media penempelan fragmen karang sebelum ditempatkan di area yang telah ditentukan. Sebanyak 20 fragmen karangditanam di area seluas kurang lebih 20 meter persegi dan akan dipantau secara berkala melalui pendekatan ilmiah guna mengamati proses adaptasi dan pertumbuhannya. Tanda-tanda perkembangan awal diperkirakan mulai terlihat dalam kurun waktu sekitar satu tahun, sebagai tahap awal dari perjalanan panjang pemulihan ekosistem laut tersebut.
“Konservasi yang bermakna lahir dari kolaborasi. Dalam program ini, Indonesia Biru Foundation hadir dengan keahlian ilmiah dan pemantauan jangka panjang, sementara Innit Lombok memberikan dukungan di lapangan, dari akses lokasi hingga fasilitasi operasional. Bersama, kami berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut Teluk Ekas secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan,” ujar Matthew Angga, Resort Manager Innit Lombok.
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu pilar utama program ini. Indonesia Biru Foundation menggelar sesi edukasi bersama warga Kampong Berore, Desa Ekas Buana, membangun kesadaran akan pentingnya konservasi laut sekaligus mengajak warga turut serta dalam perakitan struktur terumbu pada tahap awal pelaksanaan.
“Dalam rangka World Ocean Day ini, saya mau mengingatkan kami semua untuk teruslah melakukan kebaikan dan mengajarkan kebaikan walaupun sedikit, danwalaupun kita tidak langsung merasakan manfaatnya dan melihat hasilnya. Karenakami diajarkan bahwa sesungguhnya penduduk langit dan bumi, sampai semut disarangnya dan ikan di lautan, turut mendoakan kebaikan untuk orang yangmengajarkan kebaikan. Jangan putus asa terhadap usaha kita, kecil tidak apa yangpenting konsisten,” ujar Soraya Al Rashid, Wakil Direktur Indonesia Biru Foundation.
Sebagai bagian dari pengalaman menginap yang ditawarkan, Innit Lombok juga membuka kesempatan bagi para tamu untuk mengenal lebih dekat upaya restorasiyang sedang berlangsung. Dalam kondisi yang memungkinkan, tamu dapatmenyaksikan bahkan turut terlibat dalam proses restorasi, sehingga dapatmembangun hubungan yang lebih mendalam dengan laut, bukan hanya sebagaipenikmat keindahannya, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pelestariannya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Innit Lombok secaramenyeluruh, di mana tanggung jawab terhadap lingkungan menjadi bagian yangtidak terpisahkan dari operasional sehari-hari maupun pengalaman yangdihadirkan bagi para tamu.(innitlombok/*)







