by

WSBK Mandalika 2022 Berbau Kultur dan Budaya Khas NTB

MANDALIKA – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengajak partisipasi penuh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut Serta dalam ajang WSBK Mandalika 2022. Dalam ajang event internasional sekelas MotoGP dan WSBK semua panggung promosi sudah lengkap tersedia. Mulai dari keramaian, penonton, pembalap, wartawan nasional dan internasional. Termasuk juga tamu biasa dan tamu VIP yang hadir dari berbagai negara menyaksikan gelaran event WSBK Mandalika 2022.

Dengan adanya berbagai panggung promosi yang telah disediakan MGPA sebagai pengelola sirkuit selanjutnya berpikir bagaimana caranya supaya ajang tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat NTB.

Menurut Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, guna memfasilitasi hal tersebut, selanjutnya MGPA bertemu dengan Pemprov NTB dan turun ke bawah. Tujuannya adalah dalam event WSBK tahun ini bisa menampilkan segala sesuatu yang khas dengan NTB.  “Dari diskusi tersebut, muncul ide untuk menampilkan kesenian, tarian, budaya, baju-baju adat dan ada festival makanan pula,” katanya.

Dengan adanya kerjasama tersebut, maka Pemprov NTB mendapatkan tempat untuk menampilkan showcase. Sementara itu, MGPA sendiri sangat senang karena tidak perlu repot-repot mencari hal yang mesti ditampilkan saat ajang WSBK. Bagi MGPA, jauh lebih bagus menampilkan kesenian dan budaya dari NTB dibandingkan dengan membuat dan mencari sendiri.

Sementara itu terkait dengan kesiapan, berkaca dari penyelenggaraan event WSBK 2021 dan MotoGP awal tahun lalu, akomodasi dan traffic management  saat penyelenggaraan menjadi hal yang perlu dilakukan perbaikan. Untuk itu, MGPA sebagai bagian dari ITDC Grup telah melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Priandhi Satria menjelaskan, terkait isu akomodasi, MGPA percaya setiap kendala akan bisa diatasi dengan komunikasi dan kolaborasi. Oleh karena itu, MGPA berupaya melakukan komunikasi dan kolaborasi kerja sama dengan pihak-pihak terkait guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Tingkat ketersediaan akomodasi di NTB menjelang WSBK mencukupi, tercatat lebih dari 10.000 kamar yang siap menerima calon penonton. MGPA telah melakukan audiensi dengan Gubernur NTB Zulkieflimansyah perihal isu akomodasi dan tarif hotel maupun penginapan.

Gubernur NTB telah menginstruksikan Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Akomodasi yang mengatur batas atas harga kamar berdasarkan zonasi. Hal tersebut, untuk mengantisipasi adanya penyelenggara usaha akomodasi yang mengeluarkan tarif terlampau mahal menjelang WSBK.

Sementara untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar Sirkuit Mandalika saat event WSBK 2022, MGPA telah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) NTB  untuk mengantisipasi kemacetan saat acara WSBK 2022. ‘’Polda NTB dan MGPA telah menyiapkan strategi untuk pengaturan kendaraan dan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan kendaraan yang akan berdatangan ke kawasan Mandalika,’’ ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan parkir, ITDC MGPA telah membuat kantong-kantor parkir baru untuk menambahkan daya tampung kendaraan agar tidak terjadi kemacetan,.

ITDC bersama MGPA juga telah menyiapkan total 28 titik parkir yang diperkirakan dapat menampung 110 bus, 9116 mobil, 3172 motor untuk mengakomodir kendaraan penonton. Saat ini telah selesai perluasan ruas jalan dari dan menuju sirkuit yang semula 2 lajur menjadi 4 lajur serta pembangunan pedestrian untuk pejalan kaki, sehingga penonton dapat berjalan dari kantong-kantong parkir ke sirkuit dengan mudah. “Semua yang kami lakukan sudah berdasarkan timeline yang ada dan kami optimistis event ini dapat berjalan dengan baik dengan target penonton sesuai yang ditetapkan,” ucap Priandhi.

Saat ini tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Xplorin dan ticketing partner diantaranya aplikasi Livin’ By Mandiri, Loket, Gotix, Tiket.com, Tokopedia, Shopee, Blibli, tiketapasaja.com, BRImo, BookMyShow.com, Bank NTB Syariah dan travel agent lokal. Bagi masyarakat NTB, ITDC dan MGPA menyiapkan penjualan offline berupa ticketing booth yang berlokasi di Red Gate Pertamina Mandalika International Circuit dan Mall Epicentrum Mataram serta mobile ticketing yang berkeliling di area Lombok.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed