by

Uni Eropa Jajaki Kerjasama Investasi dan Perdagangan di 15 Provinsi

MATARAM – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkomitmen untuk memperkuat hubungan kerjasamanya dengan berbagai pihak. Kali ini para pelaku usaha di NTB berkesempatan untuk melakukan kolaborasi dengan negara-negara anggota Uni Eropa terutama pada sektor perdagangan dan investasi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menerima kedatangan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Pendopo Gubernur NTB, Selasa 14 Juni 2022 malam. “InsyaAllah akan ada kerjasama kita dengan Uni Eropa di bidang pendidikan, ekonomi dan perdagangan,” katanya, sesuai bertemu Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket.

Melalui keterangan pers, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat meningkatkan kerjasama yang memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi. ‘’Sekaligus tetap menjaga lingkungan dan alam NTB,’’ katanya.

Vincent menyatakan bahwa ia dan delegasi Uni Eropa lainnya memilih Provinsi NTB sebagai provinsi Indonesia pertama yang dikunjungi karena memiliki potensi yang besar di sektor perdagangan dan investasi. “Kami memilih NTB karena memiliki banyak potensi di sektor perdagangan dan investasi, seperti pada bidang pertanian, perikanan dan juga pendidikan,” ujar  Vincent Piket.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ada beberapa program dari Uni Eropa yang berhubungan dengan program Pemerintah di NTB, seperti eco green, pengembangan kurikulum untuk program pertukaran pelajar. “Tentunya ada beberapa program di NTB yang berhubungan dengan Uni Eropa, seperti Eco Green dan Curriculum Development untuk Pertukaran Pelajar,” ucapnya.

Terakhir Vincent Piket juga menyampaikan bahwa selain Provinsi NTB, akan ada sekitar 10-15 Provinsi lain yang menjadi target kunjungan Uni Eropa  dan delegasinya. “Ada sekitar 10-15 provinsi yang meniadi target keseluruhan program Uni Eropa. Untuk Indonesia sendiri, seperti Provinsi-provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya,” kata Vincent.

Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan perwakilan Negara-negara Anggota Uni Eropa mengunjungi Provinsi NTB selama dua hari untuk bertemu dengan para pelaku usaha di provinsi tersebut, membicarakan peluang perdagangan dan investasi antara NTB dengan Uni Eropa dan meningkatkan pemahaman mengenai negosiasi Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia – Uni Eropa yang tengah berlangsung.

Provinsi NTB memiliki potensi tinggi di sektor perdagangan dan investasi, terutama terkait ekonomi hijau dan ekonomi digital yang sejalan dengan prioritas Uni Eropa. ‘’Terlebih kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika menawarkan peluang besar untuk meningkatkan perekonomian di NTB,” ujar Vincent Piket.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi NTB Haji Faurani mengapresiasi kunjungan ini. Ia berharap potensi perdagangan dan investasi di sektor-sektor ekonomi unggulan di Lombok dan Sumbawa dapat tergali dalam pertemuan ini.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed