by

Tiga Minggu Jelang MotoGP, PLN Pastikan Kelistrikan Siap

MATARAM – Setelah sukses menghadirkan Zero Down Time pada laga Pra Musim MotoGP di bulan Februari lalu, PLN kembali berfokus pada persiapan kelistrikan untuk MotoGP yang akan segera digelar di bulan Maret mendatang. Salah satunya adalah pengujian Sertifikat Laik Operasi untuk genset mobile yang didatangkan dari Papua, yang merupakan genset yang digunakan untuk mensukseskan PON XX di Papua.

General Manager PLN Nusa Tenggara Barat (NTB,), Sudjarwo menyampaikan bahwa secara teknis, kebutuhan kelistrikan untuk MotoGP telah terpenuhi. Skema Zero Down Time, yakni sistem suplai berlapis yang akan mendukung perhelatan akbar MotoGP telah disiapkan oleh PLN sejak World Superbike digelar.

“Secara keseluruhan, sistem yang digunakan untuk MotoGP masih sama dengan World Superbike dan Pra Musim. Yang saat ini kami lengkapi adalah terkait dengan persyaratan administrasinya”, kata Djarwo.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Pra musim MotoGP yang dilaksanakan pada tanggal 11-13 Februari 2022 kemarin merupakan uji coba, pasca World Superbike yang juga sukses digelar bulan November lalu.

Total sebelas buah genset dengan kapasitas total 6,2 kVA akan dioperasikan sebagai lapis ketiga untuk mendukung MotoGP. Suplai utama MotoGP adalah bersumber dari Sistem Kelistrikan Lombok, Uninterruptible Power Supply sebagai lapis kedua dan genset sebagai lapis ketiga apabila terjadi gangguan pada suplai utama dan kedua.

“Kami terus mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat NTB agar PLN dapat melistriki MotoGP dengan aman, sehingga perhelatan akbar tersebut dapat berjalan dengan lancar, ” ujar Djarwo.

Sebelumnya, PLN juga sukses melistriki  World Superbike di bulan November tahun 2021.  Pasokan daya sebesar 5,19 MVA dialirkan oleh PLN ke kawasan Mandalika yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pelanggan untuk memenuhi kebutuhan listrik di area sirkuit, mulai dari paddock hingga medical center. Sebanyak 14 Uninterruptible Power System  dengan daya total sebesar 2,4 MVA  yang didatangkan dari Bima dan Sumbawa, bahkan dari Jawa Timur, DKI Jakarta dan NTT telah siap di lokasi.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed