by

Teka Tambora Setelah 207 Tahun Meletusnya Gunung Tambora

BIMA – Setelah sempat ditiadakan Festival Pesona Tambora di Doro Ncanga Kabupaten Dompu selama dua tahun, peringatan meletusnya Gunung Tambora yang terletak di Kabupaten Bima – Kabupaten Dompu, 10 April 1815, mulai Jum’at 27 Mei 2022 sore kembali dilaksanakan.

Festival Tambora yang kali ini dimulai dari kegiatan Teka Tambora, teka yang berarti naik atau mendaki di Kabupaten Bima, diadakan kegiatan rally wisata. Mulai Sabtu pagi tadi dilepas peserta Trabas Tambora dan Offroad Tambora yang diperkirakan jama 15 Waktu Indonesia Tengah (WITA) tiba di Stop 1 Pos 3. Setelah sampai mereka melakukan penanaman penghijauan sebelum memulai camping di Stop Point II Pos 5 Oi Tampuro.

Keesokan harirnya, ahad 29 Mei 2002 pagi pukul 4 WITA mereka dilepas hingga pukul 7 diperkirakan tiba di puncak dan melakukan pengibaran bendera merah putih raksasa. Dijadwalkan pukul 9 WiTA mereka turun kembali ke Pos s5 dan diramaikan paralayang.hingga pukul 16 WITA sebelum penutupan.

Selanjutnya di Kabupaten Dompu akan diselenggarakan kegiatan lainya sebagai rangkaian penutup selama tiga hari 4 – 5 Juni 2022.

Selama kegiatan peringatan ini diisi edu camp, aksi sadar wisata, workshop, pentas seni, pameran fotografi, pameran ekraf, pelatihan ekraf dan pemutaran filem.

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (Dispar NTB) Yusron Hadi mengatakan bersyukur Teka Tambora kembali bisa digelar setelah vakum selama dua tahun adanya pandemi Covid-19. ‘’Festival Pesona Tambora yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bima di dukung oleh Kemenparekraf dan Dispar NTB,’’ kata Yusron Hadi.

Menurutnya, event ini dapat menjadi penanda pulih dan bangkitnya kembali pariwisata di Bima dan Dompu karena event ini akan menggerakkan pariwisata dan ekonomi kreatif lokal

Ia berharap ke depan event Festival Pesona Tambora sama halnya event MotoGP dan MXGP bisa menjadi event berskala internasional dengan pengayaan ragam kegiatan didalamnya yang dapat menyedot perhatian publik internasional.

Perayaan peringatan Festival Pesona Tamboran ini untuk mengingatkan generasi muda ke depan akan Tambora yang punya sejarah mendunia.

Famtrip juga dilakukan oleh para pelaku usaha pariwisata dari Mataram yang mengikuti Goes to MXGP yang akan berlangsung di Sirkuit Samota Sumbawa. Perjalanannya meliputi kunjungan ke pulau Moyo dan wisata Hiu Paos di perairan Teluk Saleh serta mendatangi Piong Tambora.(*)