by

Ridwan Syah Temui Chairman Formula 1 di Sirkuit Yas Marina Abu Dhabi

MATARAM – Jum’at 10 Desember 2021 kemarin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nusa Tenggara Barat (NTB) Ridwan Syah bersama Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer menemui Chairman of Formula 1 Steffan Dominoceli di Sirkuit Formula 1 Yas Marina Abu Dhabi membicarakan penyelenggaraan Formula 1 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Pertemuan Ridwan Syah dan Abdul M Mansoer tersebut membahas ketertarikan menggelar balapan tersebut di Mandalika. ”Pekerjaan rumah nampaknya akan nambah lagi. Formula 1 sangat tertarik untuk menggelar balapan tersebut di NTB,” kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah dalam keterangan persnya, Sabtu 11 Desember 2021 malam.

Menurutnya, ada beberapa hal yang di persyaratkan, dan kalau semua bisa dipenuhi pertengahan tahun 2024 Mandalika sudah bisa menjadi host dari Formula 1 untuk pertama kali nya. ”What a life ! Where there is a will, there is a way,” kata Zulkieflimansyah.

Jikalau dapat sukses diselenggarakan di NTB, bisa dibayangkan bagaimana roda ekonomi akan terasa bergeliat bukan hanya buat NTB tapi juga di seluruh Indonesia karena mobiltas penonton yang luar biasa. “Bisa di bayangkan impactnya buat kita di NTB dan Indonesia. Idemitsu AsiaTalent Cup (ATC) atau Mini MotoGP juga tetap akan di selenggarakan di Mandalika,” ujarnya.

Kepala Dinas PU NTB Ridwansyah yang hadir di Abu Dhabi mewakili  Gubernur NTB  menyampaikan aktivitas yang dilakukan mewakili Pemerintah Provinsi NTB memenuhi undangaan pihak FORMULA 1. Setelah presentasi di depan President and CEO of Formula 1 Stefano Domenicali, dan  Chloe Targett- Adams Director, Race Promotion F1. ”Mereka  mengapresiasi  sukses event WSBK, dan keberhasilan penyelenggaraan  motoGP Maret 2022″ ucapnya.

Ridwan Syah menyebutkan pengalaman ITDC saat membawa MotoGP dan WSBK butuh waktu  sekitar 2 tahun. Maka, prakiraan waktu yang ideal Mandalika menjadi tuan rumah F1 adalah Tahun  2024. ”Mari kita bergegas,” kata Ridwan Syah.

Sebelumnya, keberhasilan dua event balapan dunia World Superbike (WSBK) dan Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) di Mandalika, 19 – 21 November 2021 lalu, membuat NTB khususnya dan  Indonesia umumnya kini menjadi perbincangan komunitas otomotif dunia. Atas kesuksesan itu, Provinsi NTB juga ditargetkan jadi tuan rumah dari berbagai perhelatan balapan dunia seperti Motor Cross Dunia dan Formula 1.

“Insya Allah kalau tidak ada aral merintang,  Februari 2022 kita akan menjadi Tuan Rumah Pre Season of MotoGP yang akan di hadiri oleh mereka yang berlaga di MotoGP untuk mengetes kendaraannya sebagai ajang uji coba,” ujar Zulkieflimansyah.

Pada 20 Maret 2022, sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP. Event ini 10 kali lebih besar dari WSBK kemarin. Di WSBK ada 25 ribu penonton. Untuk MotoGP tidak kurang dari 200 ribu penonton akan datang.

Bukan itu saja, bahkan MXGP pun Tahun 2022 kemungkinan besar akan di laksanakan di NTB. Ini bukan kejuaraan Motor Cross biasa tapi event motor cross dunia yang juga akan di hadiri oleh ratusan ribu penonton.

Untuk MXGP ini sedang dicari lokasi yang pas untuk penyelenggaraannya di pulau Sumbawa. Motor Cross identik dengan alam yang menantang, dan rasanya pulau Sumbawa memang pas dan sesuai untuk karakter lomba yang penuh dengan petualangan dan adventures seperti ini.

Tantangannya adalah memobilisir logistik yangg sangat banyak ke pulau Sumbawa karena bandara-bandara di pulau Sumbawa belum bisa di darati pesawat berbadan besar. Belum lagi menyediakan akomodasi untuk ratusan ribu penggemar dan penonton MXGP bukanlah hal yang sederhana. “Tapi saya selalu percaya, Where there is a will, there is a way ! Kalau ada kemauan, Insya Allah Allah akan bukakan jalan nya..amiin,” ucap Zul dengan penuh yakin.(*)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed