by

PLTU FTP2 Sambelia Lombok Berhasil Capai Backfeeding

MATARAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara berhasil melaksanakan proses backfeeding atau energize sistem (memberi tenaga) 150 kV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP – 2 (2x50MW). Keberhasilan ini menjadi tonggaak ssejarah penting proses penyelesaian pembangunan PLTU Lombok FTP-2 (2×50 MW) di Kecamatan Sambelia Lombok Timur.

General Manager UIP Nusa Tenggara Wahidin menyampaikan keterangan persnya, bahwa proses backfeeding ini menandakan bahwa PLTU telah menerima tegangan pertama dari sistem transmisi 150 kV sistem Lombok melalui Gardu Induk FTP2 150 kV Bay Generator Transformer unit 1, Gardu Induk Lombok FTP-2 (Sambelia) dilakukan dengan memanfaatkan tegangan tinggi yang ditransmisikan dari sistem tegangan tinggi pulau Lombok, kemudian di salurkan sampai dengan sistem medium voltage (MV) 11 kV, 6.3 kV dan low voltage (LV) 400 Volt sisi pembangkit PLTU Lombok FTP-2 (2x50MW).

“Capaian ini menjadi sangat penting dan krusial untuk menyelesaikan proses pengujian fungsi dari masing – masing alat (individual test) seperti elektrikal mekanikal, wiring dan proteksi, dan sebelum kami melaksanakan uji fungsi peralatan secara bersamaan” kata Wahidin, Selasa 19 April 2022 siang.

Wahidin juga melanjutkan secara teknis, tahapan berikutnya setelah capaian proses saat ini adalah untuk mempersiapkan proses hydrotest, atau yang merupakan pengujian intalasi pemipaan pada sisi boiler, guna memastikan proses konstruksi yang dilakukan sesuai standar teknis yang ditetapkan.

PLN UIP Nusa Tenggara sedang dan terus menggenjot proses penyelesaian pekerjaan pembangunan PLTU ini, dengan tantangan teknis dan nonteknisnya, kami masih optimis menyelesaiakannya first syncron tepat waktu.

PLTU FTP2 Sambelia yang memiliki kapasitas 2×50 MW berlokasi di Desa Padakguar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur direncanakan akan menjadi salah satu pembangkit backbone atau pembangkit utama untuk menopang beban daya pada sistem kelistrik pulau Lombok. Keandalan sistem kelistrikan, dan ketercukupan daya energi listrik merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang iklim investasi di daerah.

Provinsi NTB menargetkan realisasi investasi pada tahun 2022 sebesar 15 Triliun, dan potensi pengembangan wilayah pada sektor pariwisata dengan adanya event international pada Kawasan prirotas Mandalika khususnya dan pariwisata NTB pada umumnya, menjadikan kebutuhan energi Listrik menjadi sangat fundamental.

Nantinya energi listrik yang dihasilkan oleh PLTU FTP2 Samebelia akan dikirim melalui sistem tegagnan tinggi (SUTT) ring pulau Lombok, melalui Gardu Induk – Gardu Induk yang telah dibangun. ‘’Sehingga pemanfaatan energi listrik kedepan akan mampu menopang dan mendorong kegiatan ekonomi daerah” ucapnya.

Untuk target sinkron sistem tegangan PLTU ini pada bulan Oktober 2022, sehingga pemanfaatan energi listrik dari pembangkit yang ada di Semebelia ini dapat di nikmati khususnya untuk menyambut gelaran WSBK tahun 2022.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed