by

Pembangunan Sirkuit MotoGP di Mandalika Mencapai 58 Persen

MANDALIKA – Jalan Khusus Kawasan (JKK) KEK Pariwisata Mandalika yang bakal dijadikan sirkuit jalanan MotoGP yang tengah dibangun sudah mencapai 58 persen. JKK sepanjang 4,3 kilometer memiliki 17 tikungan tersebut masih on schedule ditargetkan selesai akhir bulan Juni 2021 mendatang.

Menurut Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro melalui keterangan pers yang disampaikan Sabtu 20 Februari 2021 pagi, saat ini progres pembangunan JKK telah mencapai 58 persen dan masih on schedule. ”Kami terus pantau dengan ketat proses pekerjaan proyek ini,” katanya.

Pekerjaan JKK untuk MotoGP ini harus dilakukan dengan teliti dan presisi. Diyakini proyek ini dapat berjalan lancar dan sesuai tenggat waktu dengan hasil final homologasi nanti dapat sesuai standar dari FIM.

Bram Subiandoro menambahkan bahwa perkembangan proyek JKK ini dilaporkan secara rutin kepada Dorna Sports oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) akan menjadi promotor MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika, Lombok. MGPA akan menjadi pihak lokal yang berwenang mengenai perhelatan MotoGP. MGPA selaku penyelenggara event IndonesianGP.

Sehingga, diharapkan proses homologasi pada pertengahan tahun ini nantinya dapat berjalan dengan lancar dan balapan IndonesianGP dapat digelar tahun ini.

Homologasi adalah proses standar persetujuan atau sertifikasi dalam dunia balap yang meliputi standar kendaraan balap, lintasan, dan komponen-komponen lainnya yang telah ditentukan untuk penyelenggaraan balap.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corpora;on (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisa-ta The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB berkomitmen terus mendorong percepatan pembangunan proyek Jalan Kawasan Khusus (JKK) dimana hingga pertengahan bulan Februari 2021, pro-gres pembangunan JKK secara keseluruhan telah mencapai 58 persen.

Jalan Kawasan Khusus (JKK) dengan panjang lintasan 4,31 km ini salah satu fungsinya adalah sebagai venue pagelaran event balap motor In-donesianGP. Kegiatan ground work, pemasangan pagar beton keliling JKK, dan ;mbunan tanah serta pekerjaan ground improvement sudah rampung pada akhir bulan Januari 2021.

Sementara kegiatan pembangunan saat ini antara lain persiapan Aspal AC-Base Track, pemasangan saluran Hauraton, pekerjaan Gravel Bed, Backfill Retaining Wall, penanaman rumput, dan pengaspalan service road sepanjang 1,8 km.

Proses pengaspalan untuk service road dilaksanakan dengan hati- hati dan presisi karena harus memiliki permukaan yang halus dan terjaga dari kerusakan. Service road adalah jalan layanan yang berada di be-lakang garis pertama perlindungan sebagai pelayanan darurat yang difungsikan untuk mengakomodir sejumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan beserta para pembalap saat keluar dari lintasan. Selain itu, saat ini juga tengah dilakukan pemasangan concrete barrier, yakni pagar pembatas di sepan-jang lintasan untuk menjaga motor dan melindungi penonton jika terjadi kecelakaan.

Adapun total volume dari pagar pembatas ini adalah 9.903 m3 dan ditargetkan selesai pada akhir bulan Juni 2021. Concrete barrier ini bermerk Geobrugg, yang alat cetaknya didatangkan dari Negara Swiss, Jerman, dan Vietnam. Akan tetapi, produksi dan pemasangannya diproses di Indonesia menggunakan beton lokal dengan ketentuan spesifikasi yang terstandarisasi oleh Federasi Otomo;f Internasional yakni Federa7on Interna-7onale de l’Automobile (FIA) dan Federa7on Interna7onale de Motorcyclisme (FIM).

Sirkuit Mandalika ini akan mampu menampung penonton 138 ribu orang tanpa tempat duduk, 50 riibu tempat duduk Grand Stand Seating dana Hospitality Suites yang dapat menampung 7.700 orang. Area paddocknya saja mampumenampung keberadaan 40 tim.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed