by

Pelepasan Ekspedisi Lima Pulau di Dermaga Gili Mas 

LOMBOK BARAT – Salah satu misi yang dimiliki Bank Indonesia adalah menyediakan uang rupiah di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang cukup, dengan jenis pecahan yang sesuai kebutuhan masyarakat serta dalam kondisi berkualitas dan layak edar.

Untuk itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menjelajahi nusantara dalam ‘Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2023’ untuk melayani kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah Layak Edar hingga ke wilayah 3T Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Perjalanan kas keliling Ekspedisi Rupiah Berdaulat di tahun 2023 ini didukung dengan armada Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) KRI Singa – 651 dalam ekspedisinya mengunjungi 5 pulau terluar di NTB yang terdiri dari Pulau Moyo, Pulau Bajo Pulau, Desa Pusu Langgudu – Kab. Bima, Pulau Medang, dan Pulau Maringkik.

Kegiatan pelepasan ini berlangsung di Pelabuhan Gili Mas, Kabupaten Lombok Barat dan dihadiri oleh berbagai institusi dan personil mulai dari Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Ibu Dr.Ir. Hj Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd, Anggota Komisi XI DPR RI Ibu Dra. Hj. Wartiah, M.Pd, Asisten Operasi Kasal, yang diwakili oleh Paban II Ops Sopsal – Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, S.E.,

Menurut Direktur Keuangan dan Perbankan Deputi Bidang Intelijen Ekonomi, BIN Agung Budiwibowo, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Inspektur Jenderal Polisi Djoko Poerwanto, Komandan TNI Angkatan Laut Kolonel Laut Djawara Heny Twies Whimbo A,

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat, Heru Saptaji, Lanud, yang diwakili oleh Tri Harjono, Kadislog Letkol Kal Nur Arifin, Korem 162 WB, diwakili oleh Kasiter, Direktur Bisnis Tempo Tomi Aryanto, Bupati Lombok Barat, yang diwakili oleh Staf Ahli Lalu Najamudin, GM PT Pelindo III Gili Mas, Kepala Kantor Syahbandar Lembar, yang diwakili oleh  Kasubag TU, Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P, Kepala Dirpolairud Polda NTB, Pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry, Pimpinan Perbankan di Provinsi NTB, dan Komandan KRI Singa 651.

Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif DPU, Marlison Hakim menyampaikan bahwa sejak tahun 2012 sampai dengan tahun 2022, Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut telah melaksanakan 92 (sembilan puluh dua) kali kegiatan Kas Keliling 3T dengan 480 (empat ratus delapan puluh) pulau 3T terkunjungi. Pada tahun 2023 BI dan TNI AL bersepakat untuk memperluas jangkauan layanan kas keliling dengan program yang lebih terpadu dengan mengusung tema Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023”, dimana pada tahun 2023 kegiatan ini adalah yang ke-3 setelah akhir Januari lalu dilaksanakannya kick off Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Maluku Utara.

Pelaksanaan kegiatan kas keliling 3T sebanyak 17 kali di 17 Provinsi dengan target 85 pulau yang dikunjungi. “NTB menjadi salah satu provinsi pilihan dalam pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat karena hasil statistik yang menunjukkan peredaran uang di NTB yang tinggi. Hal tersebut menandakan transaksi dan pertumbuhan ekonominya yang begitu maju. Pada kesempatan ini juga, kepada Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat kami mohon izin dan dukungannya agar kami dapat memasuki wilayah dan pulau-pulau di wilayah Nusa Tenggara Barat serta sekaligus menyalurkan PSBI untuk kebutuhan masyarakat di pulau setempat,” ujarnya.

Direktur Eksekutif DPU, juga menjelaskan untuk selanjutnya sesuai dengan jadwal, setiap bulan akan dilakukan kegiatan serupa di seluruh wilayah NKRI dan akan berakhir di wilayah tengah.(*)