by

MXGP Sukses, Gubernur dan Kapolda NTB Apresiasi Kinerja PLN

SAMOTA SUMBAWA BESAR – Gelaran MXGP of Indonesia Samota Sumbawa 2022 telah usai. PLN, memenuhi komitmennya untuk menyukseskan ajang balap motor paling bergengsi tersebut dengan menghadirkan kelistrikan yang andal dan berkualitas selama event berlangsung.

Di Samota, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah memberikan apresiasinya atas kinerja yang telah dilakukan PLN. “PLN tentunya sangat membantu. Tentunya hingar bingar ini tak akan ada tanpa listrik dari PLN. Terus maju untuk PLN”, kata Zulkieflimansyah.

Zulkieflimansyah juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh petugas PLN yang bertugas untuk dedikasi tanpa kenal lelah.

Kepala Kepolisian Daerah NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto juga menyampaikan bahwa PLN merupakan fungsi yang penting untuk kelengkapan seluruhnya dalam proses pengamanan, di mana beberapa tempat membutuhkan penerangan untuk pengamanan.

“Jadi PLN merupakan supporting yang luar biasa bagi kami, Polda NTB dan seluruh jajaran dalam melakukan pengamanan. Sangat salut terhadap rekan rekan PLN, semoga kerjasama dapat terus terjalin”, ujar Djoko.

General Manager PLN NTB, Sudjarwo juga mengungkapkan hadirnya PLN, dari mulai tahap persiapan hingga hari terakhir MXGP dengan layanan yang andal ini tentunya tak luput dari sinergi dan dukungan dari seluruh stakeholder. “Terima kasih yang sebesar besarnya kepada Gubernur NTB beserta seluruh stakeholder atas dukungannya kepada PLN. Kami siap untuk mendukung seluruh event yang akan digelar di NTB dengan layanan yang andal dan berkualitas,” ucap Djarwo.

Ajang balap motocross paling bergengsi di dunia, MXGP of Indonesia Samota Sumbawa digelar di Nusa Tenggara Barat 24 – 26 Juni 2022. Selain mempersiapkan infrastruktur kelistrikan untuk suplai daya sebesar 1.3 MVA, PLN juga melistriki hotel dan penginapan yang akan mendukung suksesnya perhelatan akbar internasional tersebut.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa Wiedhyarno Arief, menjelaskan PLN memastikan kecukupan daya untuk penginapan, baik hotel yang telah menjadi pelanggan, rumah warga yang akan menjadi hunian sementara dan juga camping ground.

Untuk hotel dan rumah warga yang sudah ada listriknya, dipastikan suplai dayanya cukup. ‘’Sedangkan untuk camping ground yang sifatnya sementara, kami sudah siapkan  dua unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di lokasi”, kata Wiedhy.

Sebelumnya, PLN telah melakukan survey untuk kebutuhan listrik di tiap camping ground. Untuk saat ini, terdapat tiga lokasi camping ground, yaitu  Ai Lemak, Tom’s Samota dan juga Pewe Camping.

Ai Lemak merupakan pelanggan PLN dengan kapasitas daya terpasang 41.500 VA. Untuk Tom’s Samota, disuplai dari satu unit SPLU daya 5.500 VA dan instalasi listrik terpasang daya 5.500 VA. Sedangkan untuk Pewe Camping, suplai listrik dari satu unit SPLU kapasitas 5.500 VA.  “Jumlah SPLU yang kami pasang bisa diupgrade hingga 11.000 VA apabila dibutuhkan. Bisa juga menjadi 41,500 VA apabila pelanggan memerlukan listrik 3 phase”, ujar Wiedhy.

PLN juga akan menyiapkan satu unit SPLU kapasitas 5.500 VA yang akan dipasang di Pelabuhan Badas untuk mengantisipasi kebutuhan listrik hotel terapung. Selain itu, satu unit SPLU dengan kapasitas yang sama juga akan dipasang di Taman Mangga untuk memenuhi kebutuhan listrik para pedagang kaki lima.

Untuk kondisi Sistem Kelistrikan Sumbawa saat ini, beban puncak telah mencapai 117,1 MW dengan daya mampu sebesar 144,35 MW. Terdapat cadangan daya sebesar 27,25 MW yang dapat dioptimalkan oleh masyarakat di Pulau Sumbawa.

Dari sisi pasokan daya, cukup. sudah diprediksi kenaikan beban yang akan muncul, selama pelaksanaan event MXGP. Tentunya hal ini akan berdampak positif bagi perekonomian di Sumbawa. Wiedhy juga menyebutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan stakeholder, baik dengan pemerintah daerah, instansi terkait dan juga panitia penyelenggara MXGP.

Koordinasi ini tentunya salah satu kunci penting suksesnya MXGP. ‘’Tanpa sinergi dan kolaborasi, dan juga doa serta dukungan dari seluruh masyarakat,  tidak mungkin MXGP akan dapat berjalan lancar”, ucap Wiedhy.

Hingga saat ini, PLN juga terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk melistriki event yang berada di bawah naungan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM). Untuk memenuhi kebutuhan listrik MXGP ini, PLN membangun 2 jalur distribusi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) masing masing sepanjang 0,5 km, 1 km Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dan beberapa peralatan untuk melayani pelanggan dari tegangan 20 KV.

Selain itu, PLN juga menyiapkan enam unit Uninterruptible Power Supply (UPS)  kapasitas total 760 kVA, delapan Unit Gardu Bergerak (UGB) kapasitas total 1700 kVA dan lima buah genset kapasitas 1600 kVA yang didatangkan dari Taliwang dan Mataram.(*)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed