by

Masyarakat Diminta Tidak Abai Protokol Kesehatan Meski Grafik Covid-19 Melandai

MATARAM – Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menghimbau masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi.

Menurut Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19, meski saat ini grafik kasus terpapar Covid-19 di NTB terus melandai, namun masyarakat tidak boleh lengah. ”Sebab disiplin penerapan protokol kesehatan masih menjadi kunci utama untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya Jum’at 30 Oktober 2020 malam.

Protokol kesehatan tersebut, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat, haruslah dapat dijadikan tatanan hidup baru bagi seluruh masyarakat NTB.

Hari ini, Jumat, 30 Oktober 2020, darri sebanyak 31 sampel dengan hasil 25 sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan enam sampel kasus baru positif Covid-19. Seorang diantaranya satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 3705,  S, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Adanya tambahan enam kasus baru terkonfirmasi positif, tiga tambahan sembuh baru dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (30/10/2020) sebanyak 3.966 orang, dengan perincian 3.263 orang sudah sembuh, 221 meninggal dunia serta 482 orang masih positif.

Hingga keterangan pers Gugus Tugas Covid-19 dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.409 orang dengan perincian 318 orang (3 persen) masih dalam isolasi, 64 orang (1 persen) masih berstatus probable, 12.027 orang (97 persen) sudah discarded.

Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 31.117 orang, terdiri dari 1.965 orang (6 persen) masih dalam karantina dan 29.152 orang (94 persen) selesai karantina.

Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 90.022 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.415 orang (2 persen), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 88.607 orang (98 persen).

Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, dan Laboratorium  Tes Cepat Molekuler RSUD Kota Bima Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 3961, SE, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bima.
  2. Pasien nomor 3962, A, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima.
  3. Pasien nomor 3963, I, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
  4. Pasien nomor 3964, LHA, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
  5. Pasien nomor 3965, AF, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
  6. Pasien nomor 3966, S, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.

Penambahan tiga orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 3688, IAQ, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.
  2. Pasien nomor 3702, AH, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur.
  3. Pasien nomor 3786, DAK, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed