by

Lima Pintu Gerbang Menuju World Super Bike di Sirkuit Mandalika

MATARAM – Menjelang diselnggarakannya World Super Bike atau WSBK 12 – `14 Nopember 2021, lima pintu gerbang memasuki Lombok telah disiapkan oleh Kementerian Perhubungan atau Kemenhub bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB.

Skema manajamen rekayasa lalu lintas pada saat event WSBK berlangsung perlu dibuat dengan sebaik mungkin, mengingat tidak kurang dari 50.000 pengunjung akan menuju KEK Mandalika.

Manajemen rekayasa lalu lintas disiapkan guna menopang pengunjung yang datang tidak hanya dari dalam pulau Lombok. Melainkan juga yang datang dari luar pulau yang bisa melewati lima pintu gerbang darri berbagai arah. Yakni Pelabuhan Bangsal di sekitar pulau wisata Gili Indah, Pelabuhan Lembar dari kapal feri penyeberangan dari arah Bali, Pelabuhan Gili Mas untuk kapal pesiar, Pelabuhan Kayangan dari pulau Sumbawa dan Bandara Internasional Lombok atau BIL.

Selain manajemen rekayasa, Kemenhub juga akan menyediakan armada Bus Damri sebanyak 46 unit dan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang jalan Bypass BIL menuju KEK Mandalika guna mendukung mobilitas para penonton dan kelancaran akses saat penyelenggaraan WSBK. Armada bus dan PJU tersebut dipastikan sudah tersedia sebelum penyelenggaraan event pada bulan November 2021.

Guna mendukung kelancaran penyelenggaraan event WSBK, Direktur Jenderal Perhubungan Darat atau Dirjen Hubdat Kemenhub Budi Setiyadi sebagai pemegang otoritas manajemen dan rekaya lalu lintas telah melakukan peninjauan lapangan ke The Mandalika yang dikelola ITDC, Sabtu 11 September 2021.

Bersama Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Moh. Faozal, peninjauan lapangan ini terkait dengan rencana penerapan skenario manajemen dan rekayasa lalu lintas dalam mendukung penyelenggaraan WSBK tersebut. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Rapat Koordinasi Jelang WSBK yang dilakukan pada Jumat, 10 September 2021 di Kantor Gubernur NTB.

Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo mengatakan, Dirjen Hubdat Kemenhub bersama ITDC telah mengeksplor beberapa potensi dukungan lain untuk The Mandalika. ”Seperti perbaikan sistem petunjuk jalan (signage) menuju Jalan Kawasan Khusus atau sirkuit Mandalika, penguatan konektivitas Surabaya dan Bali ke Mandalika, serta pengaturan zona parkir,” kata Arie Prasetyo.

Budi Setiyadi dikutip oleh Arie Prasetyo menyatakan siap mendukung The Mandalika dengan hal-hal yang ada pada ranah Kemenhub, seperti kerjasama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB untuk shuttle service dengan subsidi oleh pemerintah selama event berlangsung.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed