by

Libur Nataru, Trafik XL Axiata Masih Alami Peningkatan

JAKARTA – Sebagai wilayah tujuan wisata populer, selama libur Natal dan Tahun Baru, trafik penggunaan koneksi seluler XL Axiata di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kenaikan sebesar sembilan persen. Ini tertinggi jika dibandingkan Bali yang meningkat empat persen.

Jika dirinci berdasarkan kota/ kabupaten, kenaikan trafik tertinggi di NTB terjadi di Kabupaten Lombok Tengah  yang memiliki kawasan wisata Mandalika sebesar 14 persen, Kabupaten Lombok Timur yang memiliki kawasan lembah Sembalun di kaki Gunung Rinjani sebesar 11 persen dan Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kawasan wisata Senggigi dan Sekotong sebesar 10 persen.

Lokasi wisata dengan trafik tertinggi terjadi adalah Pelabuhan Kayangan 18 persen, dan Pelabuhan Lembar 10 persen, dan Gili Trawangan 158 persen

Di Provinsi Bali yaitu Kabupaten Karang Asem dan Kabupaten Badung masing-masing sebesar 11 persen. Sedangkan kenaikan trafik terjadi di Pelabuhan Gilimanuk sebesar 66 persen, Pelabuhan Padangbai 19 persen. Lainnya yang tertinggi adalah Pantai Pandawa 257 persen, dan Ubud 225 persen.

Menurut Direktur Teknologi XL Axiata, I Gede Darmayusa, jika dilihat berdasarkan lokasi-lokasi yang identik dengan keramaian, kenaikan trafik yang terjadi di tahun ini tidak setinggi di tahun-tahun sebelumnya. ”Adanya pembatasan pengunjung dan himbauan untuk tidak bepergian kemungkinan telah berdampak pada tidak terjadinya keramaian di lokasi-lokasi tersebut,” katanya.

Selama periode 24 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021, secara nasional, rata-rata trafik pemakaian layanan data XL Axiata oleh pelanggan meningkat hingga 15 persen, dengan kenaikan tertinggi mencapai 70 persen. Seperti yang telah diprediksi, layanan streaming mendominasi kenaikan trafik layanan. Sebaliknya, trafik percakapan (voice) mengalami penurunan sebesar 6 persen dan untuk trafik SMS mengalami kenaikan 2 persen dibandingkan hari biasa.

I Gede Darmayusa mengatakan pandemi tidak serta-merta menghentikan masyarakat untuk merayakan Hari Natal dan Tahun Baru. Meski tidak leluasa beraktvitas di luar ruang, namun mereka tetap bisa mengisi masa liburan dan merayakan kedua hari besar tersebut dengan beragam aktivitas digital.

Trafik data di area pemukiman yang naik sekitar 7 persen dibandingkan hari normal, dengan hampir semua jenis layanan data trafiknya ikut naik. Beberapa kawasan pemukiman/perumahan yang mengalami kenaikan tersebut, terutama adalah perumahan di kota Jakarta, Medan, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Palembang, Cibubur, Cirebon dan sebagainya.”

Kenaikan trafik data tertinggi pada Hari Natal, antara 24 – 25 Desember 2020, secara rata-rata meningkat sebesar lebih dari 3 persen dibanding hari biasa, dengan kenaikan tertinggi mencapai sekitar 17 persen. Jika dibandingkan dengan Natal tahun sebelumnya, kenaikan trafik yang terjadi mencapai lebih dari 40 persen.

Sementara itu, untuk trafik Tahun Baru, antara 31 Desember – 1 Januari 2021, kenaikan rata-rata trafik data mencapai 10 persen dibandingkan hari normal. Kenaikan tertinggi mencapai sekitar 70 persen. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan trafik data hingga 40 persen.

Dari jenis layanan, trafik layanan streaming secara umum mengalami peningkatan sebesar 6 persen, termasuk didalamnya streaming video Youtube, Facebook, Instagram, Tiktok meningkat sebesar 6 persen, film dan saluran TV (Nietflix, Iflix, Viu, Vidio) juga meningkat 4 persen, musik (Spotify, Joox, Google Music, Youtube Music) meningkat 2 persen.

Selanjutnya, layanan instant messenger secara umum naik 19 persen. Termasuk dalam jenis layanan ini adalah Whatsapp, Messenger, LINE, Telegram, dan Hangouts). Sementara itu pada layanan media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn) meningkat sebesar 11 persen. Video Call (via Whatsapp dan Hangouts) mengalami penurunan -14 persen, dan VoIP (via Whatsapp dan Messenger) naik 11 persen.

Trafik akses ke layanan belanja online (Lazada, Shopee, Tokopedia) mengalami penurunan sebesar -22 persen, sementara trafik ke layanan travelling (Traveloka, Agoda, Tiket.dom) meningkat sekitar 13 persen. Dan seperti biasanya selama masa libur Panjang, trafik ke layanan peta jalan (Google Map dan Apple Map) juga meningkat sebesar 2 persen, sementara trafik untuk akses ke layanan pembayaran digital (Dana, Ovo) mengalami penurunan 6 persen.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed