by

KSB Tuntaskan 5 Pilar STBM

MATARAM – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai satu – satunya Kabupaten di Indonesia yang berhasil menuntaskan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Kamis 19 Agustus 2021 melalui pertemuan virtual, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi capaian yang telah berhasil diraih oleh pemerintah KSB. “Apresiasi saya berikan atas kinerja dari kelompok kerja STBM KSB sebagai pos terdepan dalam pelaksanaan program STBM di KSB, ” katanya.

Bupati KSB W. Musyafirin membacakan naskah  Deklarasi KSB Tuntas Pilar STBM. Salah satu isi dari naskah deklarasi STBM, yakni seluruh masyarakat KSB tidak buang air besar sembarangan, seluruh masyarakat KSB telah melaksanakan cuci tangan pakai sabun di air mengalir, seluruh masyarakat KSB telah melaksanakan pengolahan air minum dan makanan rumah tangga sebelum dikonsumsi, seluruh KSB telah melakukan pengelolaan sampah rumah tangga dan seluruh masyarakat KSB  telah melakukan pengamanan limbah cair rumah tangga.

“Kami akan selalu berusaha menciptakan kondisi 5 pilar STBM yang lebih baik semoga tekat dan ikhtiar kami selalu mendapatkan kemudahan dan ridho Allah SWT,” ujarnya.

Sitti Rohmi Djalillah mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai stakeholder terkait dan seluruh masyarakat. Ia mengatakan bahwa KSB memiliki keistimewaan sehingga bisa meraih keberhasilan, semua itu dikarenakan metode gotong  yang dilakukan oleh Agen Pemberdayaan Gotong Royong.

Dengan gotong royong bisa dituntaskan dengan cepat dan sukses, mulai dari rehabilitasi dan rekonstruksi di mas gempa, penanganan pandemi sampai dnegan penerapan pilar STBM.

Diharapkan program ini dapat menjadikan masyarakat KSB untuk terus menjaga kualitas hidup. Semakin termotivasi utnuk lebih memahami dan melakukan prilaku higenis dan sinetasi yang sehat serta dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat di NTB dan Indonesia.

5 pilar SBPM sangat sejalan dengan yang  ikhtiar Provinsi NTB dengan program revitalisasi posyandu. Dimana posyandu tidak hanya melayani bayi dan ibu hamil tetapi melayani seluruh warga dusun, posyandu tersebut dikenal dengan posyandu keluarga.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed