by

Kapela NTB Latih Selam di Jerowaru Lombok Timur

JEROWARU – Ulang tahun Komunitas Penyelam Nusa Tenggara Barat (Kapela NTB) ke-3, dirayakan bersama pegiat konservasi pesisir dan laut di Dusun Potonbako Teluk Jukung Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur (Lotim), ahad 24 April 2022 lalu. Ini adalah kelanjutan dari kegiatan sebelumnya di destinasi wisata Gili Lampu Lotim.

Di Jerowaru, mereka tidak sekedar memberikan paket sembako berupa beras, minyak goreng, mi instant dan gula. Tetapi juga memberikan pemberdayaan tentang mangrove dan selam scuba bersertifikat kepada Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kompas selaku pengelola Bale Mangrove. ‘’Kami ingin meningkatkan persaudaraan dan keterampilan di Teluk Jukung. Semuanya untuk peningkatan potensi alam wisata di sini,’’ kata Muhammad Barmawi mewakili Kapela NTB.

Pemberian keterampilan selam scuba tersebut diniatkan agar lebih peduli dan terlihat dalam  menjaga sumber daya pesisir dan kelautan agar lestari dan memanfaatkannya secara berkelanjutan.

Barmawi menyebutkan tentang potensi kekayaan pesisir dan kelautan yang dimiliki warga NTB, sebagai salah satu bagian dalam kawasan segitiga karang (Coral Triangle) dunia. ‘’Sebagai warga NTB, rekan-rekan harus bangga memiliki wilayah dengan keanekaragaman hayati laut yang tertinggi di dunia,’’ ujarnya.

Selanjutnya harus dapat menjaga agar lestari dan mendapatkan manfaatnya secara optimal dan berkelanjutan. Menjadi penyelam SCUBA adalah salah satu strategi yang digunakan Kapela NTB untuk menggugah kepedulian dan kecintaan warga NTB terhadap laut NTB, kemudian bergerak bersama melindungi, menjaga, melestarikan dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan secara berkelanjutan.

Dalam diskusi-dialog terungkap keinginan pemuda yang tergabung dalam Pokmaswas/Pokdarwis di kawasan Teluk Jukung untuk menjadi penyelam SCUBA. Berharap Kapela NTB ke depan dapat membantu memfasilitasi sehingga akan lahir penyelam-penyelam SCUBA baru di bagian kecil pusat keanekaragaman hayati karang dunia ini.

Kegiatan ini dapat terlaksana atas dukungan para pihak donatur, yaitu PT. Telkom Indonesia Wilayah Bali Utara, PT. Dinar Darum Lestari NTB, PT. Lombok Samudra Abadi, Sumbawa Grow-UP, Better Togehter Indonesia, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Pokmaswas/Pokdarwis di Kawasan Teluk Jukung.(*)