by

ITDC Grup Merespon Pengurangan Kuota Penonton Balap MotoGP

MANDALIKA – Menanggapi adanya pengurangan kuota penonton balap MOtoGP darir semula 100 ribu orang Imenjadi 60 ribu orang, tidak dimasalahkan oleh direksi Indonesia Torusim Development Corporation. Setidak-tidaknya dulu juga menjatahkan 60 ribu orang.

Melalui statement Pembatasan Penonton MotoGP Mandalika yang diberikan ITDC disebutkan bahwa seperti yang diketahui, saat ini Indonesia masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, dimana peningkatan kasus harian masih terjadi.

Menyikapi hal tersebut, pada Rapat Terbatas Evaluasi PPKM bersama sejumlah Menteri pada Ahad 27 Februari 2022 kemarin, Presiden meminta agar jumlah penonton MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika dibatasi menjadi 60 ribu orang. Keputusan tersebut diambil setelah meninjau situasi terkini terkait kasus aktif Covid-19 dan capaian vaksinasi di Kabupaten Lombok Tengah maupun provinsi Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan.

Menanggapi hal tersebut, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku penyelenggara kegiatan MotoGP Mandalika, mendukung keputusan yang diambil oleh pemerintah dan akan melakukan penyesuaian terhadap tiket penjualan tiket yang sedang berlangsung.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer meminta kepada masyarakat yang akan hadir menyaksikan MotoGP Mandalika secara langsung untuk secara disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Penting untuk mengingat bahwa siapapun dapat tertular Covid-19. ‘’Dan hanya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, maka kita dapat mencegah diri dari penularan Covid-19,’’ katanya.

Terakhir, Abdulbar mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah dalam persiapan MotoGP Mandalika. Ia juga meyakinkan bahwa pihak penyelenggara telah menyiapkan skema dan antisipasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang dicemaskan.

Secara terpisah Vice CEO Mandalika GrandPrix Association Cahyadi Wanda mendukung penuh instruksi menjadi 60.000 penonton. ‘’Karena bangku grandstand kami kapasitasnya 50.000. ‘’Artinya kapasitas general admission yang kami kurangi menjadi 10.000. Kami merasa itu ideal sehingga penonton di general admission lebih nyaman menonton,’’ ujarnya.

Menyangkut transportasi, Cahyadi Wanda menyebutkan masih pesawat paling penuh.

Belum diperoleh penjelasan dari Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Bara (NTB) maupun Organda NTB yang mengelola transporati darat lima zona asal penoton menuju sirkuit Mandalika.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed