by

Hibah Dana Pariwisata untuk Hotel dan Restoran di Lombok Barat

LOMBOK BARAT – 86 hotel dan 21 restoran dari dari 133 hotel dan 58 restoran se Kabupaten Lombok Barat (Lobar) berhak menerima dana hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dari total dana hibah yang akan diterima Lobar sebesar Rp. 13.59 miliar, sebanyak 70 persen akan disalurkan kepada pelaku usaha hotel dan restoran untuk mendukung operasional sehari-hari seperti pembayaran gaji karyawan, listrik, air, asuransi, serta menerapkan protokol kesehatan CHSE.

Dana bantuan hibah tersebut diatur sehingga karyawan bisa mendapatkan kebutuhannya sehingga bisa meringankan beban mereka. Termasuk kebutuhan operasional-yang tertunda sehingga bisa bisa diselesaikan. Antara lain pajak hotel yang tertunda bisa diselesaikan.

Sementara 30 persen diberikan kepada pemda untuk menunjang pariwisata, diantaranya revitalisasi prasarana kebersihan, pengawasan penerapan CHSE (CHSE – singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan).

Sejumlah hotel dan restorana tersebut calon penerima tersebut peroleh setelah sebelumnya dilakukan proses pemeriksaan dan verifikasi kelengkapan persyaratan yang dilakukan Dinas Pariwisata (Dispar) bersama Inspektorat, dan Bapenda Lobar.

Kepala Dispar Lobar Saepul Akhkam menyampaikannya dalam Sosialisasi Penerima Hibah Pariwisata Bagi Hotel dan Restoran di Kabupaten Lobar, Sabtu 5 Desember 2020 sewaktu melakukan sosialisasi setelah anggaran dapat dipastikan sudah masuk ke kas daerah, dan penerima hibah sudah pasti jumlahnya.

Dalam sosialisasi tadi juga disampaikan besaran bobot persentase yang menjadi alokasi kepada setiap hotel dan restoran. “Berdasarkan syarat, tidak semua hotel dan restoran dapat bantuan,” kata Saepul Akhkam.

Ia menjelaskan, hibah akan dilakukan dalam dua tahap. Masing-masing sebesar 50 persen dari total dana yang akan dicairkan. “Harapannya hotel dan restoran sebagai calon penerima hibah dapat segera menyusun rencana kegiatan yang bersumber dari dana hibah ini,” ujarnya.

Dijadwalkan jika keseluruhannya beres, transfer dilakukan 15 Desember 2020 sudah selesai tahap I, kemudian tahap II yang berakhir sesuai jadwal akhir tahun.

Kebijakan pemerintah ini disambut baik para calon penerima bantuan. Menurut mereka, hal ini merupakan langkah yang baik, mengingat pariwisata tengah mengalami keterpurukan akibat pandemic.

Bantuan dana hibah pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  dan Dinas Pariwisata Lombok Barat diapreasiasi. ”Tentu ini sangat bermanfaat untuk kami di industri perhotelan dan restaurant,” ucap General Manager Holiday Resort I Ketut M. Jaya.

Apresiasi juga disampaikan General Manager The Jayakarta Lombok Beach Resort and Spa, Cherry Abdul Hakim. Melalui bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban operasional yang ditanggung pihaknya.

Mungkin mewakili semua hotel dan restoran yang terdampak, selain untuk perusahaan dan owner tentu juga untuk karyawan tentunya. ”Sebenarnya yang terpenting adalah peruntukannya. Alhamdulillah sangat terbantu,” ujar Cherry.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed