by

Gangguan PLTMGU Sistem Kelistrikan Lombok Bergilir

MATARAM – Setelah lebih dari 11 jam pasokan aliran listrik ke rumah warga di seputaran pulau Lombok mengalami gangguan, Kamis 15 Oktober 2020, kini sistem kelistrikan Lombok mengalami pemadaman bergilir. Demi pembenahan sumber gangguan, dilakukan general inspection hingga jadwal yang direncanakan Ahad 18 Oktober 2020 besok.

Pemadaman bergilir ini dilakukan akibat gangguan pembangkit listrik mesin gas uap (PLTMGU) Lombok Peaker. Manager PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram Dony Noor Gustiarsyah. ”Fokus utama kami saat ini adalah perbaikan di PLTMGU Lombok Peaker”, kata  Dony.

Gangguan di PLTMGU Lombok Peaker terindikasi pada sistem kontrol dan monitoring engine, yang memicu sistem proteksi bekerja. Jadi, sistem pembangkit memiliki sistem proteksi yang bertujuan untuk melindungi dan mencegah terjadinya dampak yang lebih luas.

Dampak yang lebih luas yang dimaksud misalkan kebakaran, gangguan pada engine yang bisa berakibat lebih fatal, dan lain lain. Penyebab gangguan awal, telah ditemukan sehingga langsung mendatangkan material dari Jakarta dan melakukan penggantian.

Saat ini, PLN beserta tim tengah melaksanakan general inspection pada seluruh peralatan yang terindikasi atau yang memungkinan terdampak dari gangguan tersebut. “Kami harus memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman sebelum dioperasikan.” ujar Dony.

Direncanakan, general inspection- akan selesai dilakukan pada hari Minggu, 18 Oktober 2020. Apabila kondisi peralatan telah dipastikan aman, diharapkan PLTMGU Lombok Peaker dapat kembali masuk ke dalam sistem kelistrikan Lombok pada hari Senin, 19 Oktober 2020.

PLTMGU Lombok Peaker sendiri adalah pembangkit terbesar yang merupakan backbone utama sistem kelistrikan Lombok. Dengan kapasitas  98,7 MW, PLTMG Lombok Peaker menyuplai 38 persen kebutuhan pembangkit di Lombok, pada saat beban puncak malam, yaitu sebesar 255 MW.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed