by

Dilema Harga Ticket di Lombok Nusa Tenggara Barat

MATARAM – Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia Nusa Tenggara Barat (Astindo NTB) Sahlan M Saleh mengatakan harga ticket penerbangan ke Lombok NTB berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. Penerbangan ke Lombok lebih mahal dibandingkan perjalanan ke luar negeri.

Sahlan menjelaskan kendala mendatangkan wisatawan nusantara (wisnu) setelah meredahnya pandemic Covid-19.  Penerbangan dari dan ke Bali juga mahal. Di atas Rp 1 juta, ‘’Mau tidak mau calon wisatawan melakukan postpone (penundaan) ’’ kata Sahlan Jum’at 19 Agustus 2022.

Transportasi Bali – Lombok ini sebelumnya digunakan wisatawan yang banyak dataing dari arah Bali selain wisnu yang berasal dari kota besar di Jawa. Atau ada yang mengalihkan ke destinasi di pulau Jawa.

Sahlan mengatakan akibat mahalnya harga ticket sejak sebulan lalu sudah merasakan dampaknya. Tunggu sttuasi. Budgeting sejak beberapa bulan lalu dikalkulasi kembali.  Dari anggota Astindo, setiap minggunya ada penundaan hingga 500 orang wisnu.

Ketua Asosiasi Perjalanana Wisata (ASITRA) NTB Dewantoro Umbu Joka, mahalnya harga ticket sangat merugikan destinasi super prioritas. ‘’Destinasi super prioritas tapi harga ticket mahal. dan adanya aturan PCR. Kalau pemerintah mau mengembangkan daerah super prioritas kepada maskapai diberikan subsidi minyak yang terbang ke lima supaya menjadi Bali baru. Semula harga ticket rendah antara Rp 400 ribu naik menjadi Rp 1 juta. .‘’Perlu relaksasi. Paling tidak subsidi harga ticket,’’ ujarnya.

Ia menyebutkan harga ticket Jakarta – Lombok sekitar Rp 1,2 juta. Sedangkan Kuala Lumpur ke Lombok Rp 1,3 juta.

Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata NTB Leja Kodi alias Ingoe yang memiliki perusahaan perjalanan wisata Leko, kondisi ticket penerbangan ini memerlukan perhatian. Ia mengakui kondisi maskapai setelah pandemic Covid-19. Maka ia mengajak sesama rekannya menyiasati perjalanan kapal feri dari Surabaya atau Banyuwangi ke Lombok. ‘’Perlu kreatif memasarkan paket wisatanya,’’ ucapnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed