by

Di NTB, Penderita Covid-19 Masih Bertambah

MATARAM – Rabu 24 Maret 2021 kemarin, penderita baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah 60 orang, 56 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru. Secara keseluruhan jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sebanyak 10.577 orang, dengan perincian 9.046 orang sudah sembuh, 445 orang meninggal dunia, dan 1.086 orang masih positif.

Dari sebanyak tambahan baru penderita Covid-19 tersebut terdapat lima anak di bawah usia 17 tahun. Mereka  yaitu pertama, AYA, laki-laki, usia 3 tahun, penduduk Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Kedua, EM, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Ketiga, IPATM, perempuan, usia 8 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Keempat, KDSC, perempuan, usia 4 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Kelima, MRA, perempuan, usia 3 tahun, penduduk Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Adapun penambahan dua kasus kematian baru, yaitu pertama J, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Kedua, NB, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. ”Keduanya memiliki penyakit komorbid,” kata Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19,. Yaitu penyakit penyerta sewaktu menderita Covid-19 berupa gagal jantung, radang sendi dan anemia (kekurangan sel darah merah).

 

Kemarin juga didapati enam orang pelaku perjalanan asal luar NTB yang tercatat sebagai penderita baru. Pertama, NPELD, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kabupaten Denpasar Selatan, Provinsi Bali. Kedua, GA, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Ketiga, MBH, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Keempat, SH, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Provinsi Bali. Kelima, FNK, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Keenam, AMA, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Menurut Lalu Gita Ariadi, hingga keterangan pers tersebut dikeluarkan, Rabu 24 Maret 2021 malam, jumlah kasus suspek sebanyak 17.914 orang dengan perincian 388 34. orang (2,2 persen) masih dalam isolasi, 72 orang (0,4 persen) masih berstatus probable, 17.454 orang (97,4 persen) sudah discarded.

Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 70.322 orang, terdiri dari 3.343 orang (4,8 persen) masih dalam karantina dan 66.979 orang (95,2 persen) selesai karantina.

Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 112.901 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 482 orang (0,4 persen), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 112.419 orang (99,6 persen).

Pada hari ini, Rabu, 24 Maret 2021, telah diperiksa di Laboratorium Polymerase4 Chain Reaction (PCR) RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, Laboratorium PCR RSUD Praya dan Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa sebanyak 206 sampel dengan 139 sampel negatif, tujuh positif ulangan, dan 60 sampel kasus baru positif Covid-19.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed