by

Di Lombok PLN Kelola PLTMH/S

MATARAM – Saat ini, PLN Nusa Tenggara Barat tidak hanaya mengoperasikan pembangkit listrik tenaga disel dan pembangkit listrik tenaga uap saja. Tetapi juga mengelola pembnagkit listrik tenaga mini hidro dan Surya (PLTMH/S).

Melalui PLN ULPLTMH/S Tanjung, selama ini telah mengelola delapan unit PLTMH dan tiga Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Untuk PLTMH, lokasinya tersebar di pulau Lombok, yakni Narmada, Cakranegara, Karang Bayan, Batu Bedil, Sesaot, Sedau Kumbi, Kukusan dan Pengga. Sedangkan untuk PLTS, berada di kawasan Tiga Gili, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Total kapasitas yang dibangkitkan dari pembangkit yang menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT)  tersebut adalah sebesar 2,32 MW, yaitu 5,72 persen dari bauran EBT yang digunakan di Sistem Kelistrikan Lombok.

Sejak sebulan lalu, 4 Juni – 2 Juli 2022, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan performa mesin agar dapat beroperasi maksimal, PLN ULPLTMH/S Tanjung melakukan pemeliharaan rutin tahunan atau yang dikenal dengan istilah Annual Inspection untuk Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) Pengga, yang berlokasi di Pengga, Lombok Tengah.

Pelaksanaan Annual Inspection sendiri dilaksanakan selama 28 hari kalender, yakni mulai 4 Juni hingga 2 Juli 2022 dengan cara melakukan pemeliharaan pada turbin, generator, trafo, dan komponen yang lain.

Menurut Manager PLN ULPLTMH/S Tanjung, Endang Faisol, Annual Inspection ini merupakan tahap awal sebelum nantinya dilakukan pembongkaran seluruh bagian mesin untuk dilakukan pemeriksaan. “Dengan Annual Inspection ini,  kita harapkan dapat menjaga keandalan mutu dan juga menjaga daya mampu pasok dari PLTMH Pengga,’’ katanya.

PLTMH Pengga ini merupakan salah satu unit pembangkit yang menggunakan air sebagai sumber energinya yang memasok Sistem Kelistrikan Lombok. Beroperasi mulai tahun 1992 dengan mengandalkan debit air rata-rata 20 juta meter kubik per tahun dari Bendungan Pengga, PLTMH ini mampu menghasilkan daya 400 kW setiap kali beroperasi.

Seluruh pekerjaan berhasil selesai dengan baik dan lancar, dan tak luput dari pengawasan  ketat dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Selain itu, seluruh pekerja dipastikan mematuhi peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. “Tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Komitmen PLN untuk terus  mengimplementasikan K3, tanpa ada pengecualian,” ujar Endang.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed