by

Cuaca Panas di Nusa Tenggara Barat Transisi Musim Kemarau

PRAYA  – Panas terik yang akhir-akhir ini dirasakan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini penyebabnya dipicu oleh beberapa hal. Pertama karena memasuki musim kemarau, tingkat perawanan yang rendah.

Data Badan Menteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) menyebutkan selama hari ini hingga Ahad 15 Mei 2022, prakiraan suhu udara berkisar 23 – 34 derajat.Celsius dan kelembaban 55 – 95.persen.

Mengenai cuaca terik panas, sewaktu dikonfirmasi, Jum’at 13 Mei 2022 sore, Prakirawan Stasiun Meteorologi ZAM Joko Raharjo, mengatakan saat ini wilayah NTB sudah memasuki masa transisi menuju musim kemarau, dimana pada saat musim kemarau potensi terjadinya pertumbuhan awan semakin berkurang sehingga menyebabkan potensi hujan di wilayah NTB tidak akan sebanyak pada saat musim penghujan kemarin. ‘’Tutupan awan pada umumnya dapat mengurangi radiasi matahari secara langsung ke permukaan bumi,’’ katanya.

Kondisi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah di wilayah NTB dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari.

Sebagai catatan, suhu panas terik yang terjadi di NTB dan sebagian wilayah Indonesia lainnya bukanlah fenomena gelombang panas, melainkan fenomena kondisi suhu panas/terik dalam skala variabilitas harian.

Di sisi lain, sebagaai update peringatan dini cuaca NTB 13 Mei 2022 pkl 16:52 WITA masih berpotensi terjadi hujan sedang lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang Kabupaten Lombok Barat: Narmada, Kabupaten Lombok Tengah: Jonggat, Batukliang, Janapria, Pringgarata, Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Timur: Sakra, Terara, Sikur, Masbagik, Sukamulia, Aikmel, Pringgasela, Suralaga, Wanasaba, Kabupaten Sumbawa: Utan, Batu Lanteh, Alas Barat, Labuhan Badas, Rhee, Moyo Utara, Kabupaten Lombok Utara: Tanjung,  dan sekitarnya.

Dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Lombok Barat: Gerung, Kediri, Sekotong, Labuapi, Gunungsari, Lingsar, Lembar, Batu Layar, Kuripan, Kabupaten Lombok Tengah: Praya, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Kopang, Praya Tengah, Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Timur: Keruak, Selong, Pringgabaya, Sambelia, Sembalun, Suwela, Labuhan Haji, Sakra Timur, Sakra Barat, Jerowaru, Kabupaten Sumbawa: Alas, Sumbawa, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Ropang, Lape, Plampang, Labangka, Buer, Unter Iwes, Maronge, Lopok, Lantung,  Kabupaten Sumbawa Barat: Taliwang, Seteluk, Brang Rea, Poto Tano, Kabupaten Lombok Utara: Gangga, Kayangan, Pemenang, Kota Mataram: Sandubaya,  dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 20:55 WITA.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed