by

Bermain Jetski di Senggigi Lombok Barat

SENGGIGI – Senggigi dikenal sebagai destinasi wisata pertama di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).  Secara nasional , obyek wisata Senggigi ini mulai muncul setelah Garuda Indonesia membuka berdirinya Hotel Senggigi Beach 11 April 1987.

Inilah waktu kebangkitan pariwisata NTB setelah menyusul adanya beberapa hotel berbintang lainnya.  Dan seterusnya, melebar hingga ke pulau wisata Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air (kini) Kabupaten Lombok Utara,  selain meluas ke pantai Sekotong di selatan Lombok Barat dan kemudian adanya kawasan pariwisata Mandalika.

Sebelumnya, di Senggigi, adalah perairan di dalam teluk Senggigi yang selama ini menjadi lokasi rekreasi orang kota Mataram dan sekitarnya.  Sambil duduk – duduk bersama keluarga di sela perahu nelayan yang parkir setelah pulang melaut, warga yang datang rekreasi menikmati mandi di pantai.

Kini, setelah Senggigi menjadi destinasi populer dan didatangi kapal cepat yang menghubungkan Bali – Lombok membawa wisatawan mancanegara maupun nusantara, hadirlah sarana rekreasi baru jetski sebagai pelengkap wisata air. Jetski Trip Lombok yang dikelola pemiliknya Nurul Aulia yang sehari-hari dipanggil Lia, menyediakan tujuh unit jetski yang investasinya senilai Rp 1 miliar untuk bermain di area seputar Senggigi.

Tidak hanya bisa ditumpangi dua orang di badan jetskinya. Tetapi banana boat yang bisa dinaiki hingga enam orang. Ini dilakukan oleh anggota Forum Wartawan Ekonomi Bisnis yang dipimpin Bulkaini yang sedang mengikuti media gatering Bank Indonesia NTB, Ahad, 5 Desember 2021 lalu. Selama dua jam mereka memainkan sarana rekreasi di laut tersebut berputar di peraairan depan  Hotel Sheraton Senggigi dipandu langsung Nurul Aulia seraya merekam video yang menggunakan kamera drone.

Menurut Lia yang sebelumnya pengusaha oleh-oleh dan perhiasan mutiara, kehadiran Jetski Trip Lombok ini berjalan setahun terakhir setelah terjadinya pandemi Covid-19.  Diniati untuk meramaikan kawasan Senggigi. ”Sewaktu wisatawan ramai ketika adanya balap motor WSBK, kami semingguan melayani rekreasinya di sini,” katanya kepada Tempo.

Untuk memenuhi kebutuhan wisata air ini, ia menyediakan tujuh unit jetski mulai yang tipe terendah yang harganya Rp 200an juta hingga tipe touring seharga Rp 450 juta yang bisa dibawa pergi jauh ke Sumbawa atau ke Bali. ”Tipe touring ini bisa di bawa hopping island ke pulau Pasir, Kenawa, Gili Kondo atau Petagan,” ujarnya.

Selama sepekan rata-rata melayani empat hari di akhir pekan. Taripnya, ia patok sewanya per 15 menit Rp 300 ribu. Paket sewa lainnya per 30 menit hingga satu jam.  ”Juga disediakan dokumentasi foto dan video gratis jika main satu jam,” ucap Lia.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat Saepul Akhkam menyatakan sangat gembira adanya animo bisnis watersport di Lombok Barat, khususnya di Senggigi. Kehadiran para pengusaha berinvestasi menjadi bukti bahwa perhatian terhadap pengayaan atraksi wisata air semakin tumbuh untuk menguatkan Senggigi sebagai destinasi. ”Harapan kami, usaha sejenis bisa dikembangkan juga ke wilayah Sekotong yang justru sebenarnya lebih menjanjikan,” katanya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed