by

Bank Indonesia NTB Bantu Kelompok Remaja Tani Tanam Padi Ampibi

PENGEMBUR LOMBOK TENGAH – Kamis 16 Mei 2024 pagi tadi, Bank Indonesia Nusa Tenggara Barat (BI NTB) memulai membantu Kelompok Remaja Tani di Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah menanam padi Gama Gora 7 atau disebut Ampibi yang dapat tumbuh di segala musim kering atau basah.

Di atas lahan seluas 30 are, Kepala Perwakilan BI NTB Berry Arifsyah Harahap, bersama Deputi BI NTB Winda Putri Listya, Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah melakukan kick off tanam perdana padi varietas Gama Gora 7 yang merupakan hasil penelitian Universitas Gajah Mada. ‘’Ini dilakukan untuk mengatasi inflasi karena harga beras yang sempat tinggi,’’ kata Berry Arifsyah Harahap.

Menurut Taryono yang mengepalai Kelompok Peneliti Gama Gora di Universtias Gajah Mada, varrietas ini didapati sejak dilakukan penelitian tahun 2006.  ‘’Disebut padi Ampibi karena bisa ditanam di lahan sawah dan tadah hujan,’’ ujarnya. Ia juga menyebut varietas ini berasal dari Klaten Jawa Tengah.

Dari 117 ribu petani, hasil tanamnya selain mendapatkan beras premium bisa mendapatkan 9,7 ton per hektar dalam masa panen musim hujan 100 hari dan musim kemarau selama 90 hari atau kurang dari 100 hari. ‘’Keunggulan varietas ini yang dipilih,’’ ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah M Kamran.

Pada musim tanam 2023 lalu, Lombok Tengah mengalami surplus hingga 190 ribu ton setara beras dari lahan tanam seluas 52 ribu hektar yang menghasilkan 350 ribu ton gabah kering giling setara beras. Waktu itu Kabupaten Lombok Tengah mendapatkan penghargaan Lumbung Pangan Nasional.

Ketua Kelompok Remaja Tani Fajarudin menyebutkan daerahnya meurpakan daerah sawah tadah hujan yang memiliki keterbatasan irigasi. Kareenanya, bisa menggunakan sumur dangkal atau sumur bor. Selama ini sebelumnya tanaman padi di daerahnya hanya mampu menghaislkan 4 – 5 ton per hektar. ‘’Dulu kami tidak menggunakan pupuk organik,’’ ujarnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed