by

150 Anggota ASPPI dan Asing Tour Adventure di Bukit Gumbleng

LOMBOK BARAT – Menyukai wisata petualangan jelajah medan tanjakan? Cobalah datang ke Bukit Gumbleng di Dusun Bun Beleng Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Jauhnya sekitar 30 kilometer dari kota Mataram atau sekitar 10 kilometer dari kota Gerung – ibukota Lombok Barat.

Bukit Gumbeleng ini berada di lintasan atas – ada jalur bawah – dalam perjalanan menuju pulau wisata Gili Nanggu, Gili Gede atau Gili Kodek atau kawasan Sekotong yang potensi menjadi obyek wisata olahraga selancar di ujung barat Lombok berdekatan dengan Bali.

Riwayatnya, dahulu kala konon Raja Kuripan menjadikan lokasi semedi. Di bukit itu terdapat goa dan batu  Nama bukit Gumbeleng berasal dari adanya sumur yang keseharian dalam bahasa Sasak disebut gumbleng.

Selasa 20 Juni 20223 siang, sebanyak 150 orang anggota Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia dan pelaku usaha wisata mancanegara dari Malaysia, Thailand, Singapura yang mengikuti Lombok Travel Mart (LTM) ke9 yang diadakan oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) diajak adu nyali melintasi jalan rusak dan tanjakan sekitar 45 derajat hingga ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. ‘’Mereka diangkut menggunakan belasan unit mobil dobel cabin ke bukit Gumbeleng,’’ kata ketua Panitia LTM ke-9 Suriani.

Kepala Dusun Bun Beleng Abdul Hafiz Sulaiman, 31 tahun, mengatakan dari puncak bukit ini tampak indahnya pemandangan laut di Selat Lombok, Senggigi, Samudera Indonesia, Nusa Penida Baali, Gunung Rinjani. ‘’Sekeliling Lombok terlihat indah, Bule-bule sudah sering datang ke sini,’’ kata Hafiz, Senin 19 Juni 2023 malam.

Di dusun yang dihuni 150 kepala keluarga itu, mereka akan disuguhi makanan lokal seperti Pelemeng (ketan yang dimasak dalam bumbung bambu), ubi rebus, kelapa muda, teh Sepang (kayu teh).

Sebelumnya, penggemar olahraga petualangan pun sudah sering melakukan aktivitasnya di sana. Ada ratusan motor trail yang berdatangan, kemudian klub mobil Hi Lux dobel cabin dan penggemar olahraga paralayang. Bahkan mereka juga berkemah di sana. ‘’Sekitar tiga kilometer medan berat menuju Bukit Gumbleng,’’ ucap Suriani.

Ketua DPD ASPPI Nusa Tenggara Barat Badrun mengatakan LTM yang diselenggarakan selalu memilih obyek wisata sebagai perintisan obyek wisata daerah. Diantaranya membuka destinasi baru Gili Sudak dan kemudian pantai Pink di Lombok Timur, desa wisata Bonjeruk di Lombok Tengah, desa wisata Kebon Ayu di Lombok Barat. ‘’Kali ini memilih Bukit Gumbleng maka temanya Everlasting Adventure,’’ ucap Badrun. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed