MATARAM - Ahmad Dhani Prasetyo Manaf yang dilahirkan di Surabaya, 26 Mei 1972 ternyata mengaku memiliki darah keturunan Jerman dan Portugis dari ibunya, Joyce Theressa Pamela. Di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok, Sabtu (3/5) sore, kepada wartawan ia mengaku memiliki opa Kohler dan oma Licke yang hidup di Ampenan Mataram. Bahkan oma ibunya bernama Diana Charlote Antonijsz Eijsma di kubur di kompleks pemakanan Kristen di Ampenan Mataram. ”Saya senang dalam tubuh saya ada darah Jerman, Portugis, Persia dan Sasak,” begitu kata Ahmad Dhani bersama anaknya Doel, sewaktu berada di kubur oma ibunya tersebut.
MATARAM - Penulis skenario di Indonesia butuh seorang penemu. Sebab, sekarang ini kebanyakan produser hanya menggunakan mereka yang sudah dikenalnya. Itupun sebagian besar hanyalah seorang tukang ketik yang menuruti kemauan produsernya.
MATARAM - Sejak akhir Nopember 2007 lalu, gedung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumbawa yang terletak di persimpangan Jalan Sernu Raya di kota Sumbawa Besar itu disulap berubah menjadi galeri. Isinya, koleksi benda bersejarah seorang putra daerah Samawa (Sumbawa) almarhum Laksamana Madya TNI Lalu Manambai Abdul Kadir. Benda-benda itu dipindahkan dari kediamannya di Jati utara Nomor 1 Pangkalan Jati Pondok Labu Jakarta Selatan. Kelak galeri tersebut akan ditingkatkan menjadi Museum Bahari.
MATARAM - Muhammad Said Didu, kelahiran Pinrang Sulawesi Selatan, 45 tahun, dari keluarga Perintis Kemerdekaan. Bicaranya ceplas ceplos ketika bicara manajemen BUMN di depan pengurus Forum Komunikasi BUMN Nusa Tenggara Barat yang dilantiknya, Sabtu (8/12).
MATARAM - Artis cantik Marissa Haque menjadi serbuan peserta acara pencanangan Puncak Aksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan 2006 di dusun Empol Desa Sekotong Tengah Kabupaten Lombok Barat, Kamis (28/12) siang. Ratusan orang silih berganti merubunginya di tribun kehormatan, hingga papan panggung ambles. Marissa Haque yang mengenakan busana muslim warna pink muda, senyum terus dan melayani mereka yang ingin berpose hingga 30 menit, sampai pejabat protokol Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelamatkannya dari serbuan bukan hanya kaum perempuan tetapi juga laki-laki. Berpindah ke lokasi tanam pohon memorial di belakang tribun kehormatan.