MATARAM – Tidak ada masalah untuk membicarakan tradisi Selarian (Merarik) atau kawin lari yang terjadi dilingkungan Sasak Lombok. Yang terpenting adalah niat baik perlu bersikap jujur dan mencari solusi dengan cara yang basik. Membicarakan persoalan budaya tidak ada masalah. Hanya Al Qur’an dan Hadist yang tidak bisa diubah lagi.
MATARAM – Perilaku seksual siswa SMP Negeri di kota Mataram perlu diwaspadai. Ini merupakan hasil penelitian perilaku seksual siswa yang meneliti : masturbasi, berpacaran, berciuman mulut, dan berhubungan seksual. Hasilnya, meskipun masturbasi dan ciuman mulut sudah dilakukan tetapi belum ada siswa yang mengaku telah melakukan hubungan seksual.
MATARAM – Hasil penelitian masalah pornografi di Mataram mengungkapkan bahwa pornografi sangat dekat dengan kehidupan sekolah anak-anak. Modus ini terjadi baik antar jenis kelamin maupun antar tingkatan kelas. Media yang paling sering digunakan untuk melihat pornografi adalah telepon genggam (HP, handphone) yang merupakan media utama pendedahan pornografi.
MATARAM – Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang masih menyandang buta huruf sangat besar jumlahnya, 316.230 jiwa. Rinciannya terbanyak adalah penduduk perempuan 186.665 jiwa dan kaum laki-laki 129.565 jiwa.
MATARAM – Akhir-akhir ini, kasus kekerasan dalam rumah tangga terus mengalami peningkatan tiap tahun. Kalau pada tahun 2005 lalu kekerasan terhadap wanita mencapai 779 kasus meningkat jadi 1.182 pada 2006 dan melonjak menjadi 3.938 kasus pada 2007. Kekerasan terhadap anak mencapai 367 kasus pada 2008 lalu, begitu juga terhadap TKW ada sebanyak 68 kasus, berikut pemerkosaan dan pelecehan seksual 56 kasus. Kasus perceraian mencapai 1.919 pada 2007 meningkat jadi 2.251 pada 2008.
MATARAM – Mulai Senin (30/3) pagi tadi, PT. Pos Indonesia (Posindo) Mataram melanjutkan kembali pembayaran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada lebih dari 21 ribu setelah pembayaran pertama Rabu (18/3) lalu. Pembayaran dilakukan serentak di delapan kantor Pos Cabang se Mataram.
MATARAM – Rata-rata setiap tahun ada 15 orang TKI yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas di wilayah kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru Malaysia. Umumnya kecelakaan terjadi di jalan raya, diantaranya sewaktu mengangkut buah sawit yang baru dipetik menggunakan kendaraan besar tetapi tidak sedikit yang mengalami kecelakaan lalu lintas akibat mengendarai sepeda motor. Kebanyakan mereka yang berasal dari Lampung, Palembang dan Jawa.