MATARAM – Jumat (21/1-2011) sore lalu, MV Skomvaer tanpa hambatan bertolak dari Pelabuhan khusus Benete di kawasan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengangkut 21.978,12 metrik ton basah konsentrat ke Brunsbuttel, Jerman dengan singgah terlebih dahulu di pelabuhan Geraldstone Australia.
MATARAM – PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) kembali melanjutkan kegiatan pemuatan konsentrat pada hari Kamis, 20 Januari 2011 pukul 02.00 dini hari setelah mendapatkan arahan dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Republik Indonesia.
MATARAM – Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral dan Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Hajamuddin mengakui telah dilakukan pengambilan sampel konsentrat pada 65 titik sebanyak 56,80 kilogram. Pengambilan oleh tim dari KSB didampingi anggota Kepolisian Resort Sumbawa Barat diikuti oleh staf Goverment Relation PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) Bob Hope dan Mat Salim bersama tiga orang surveyor, Selasa (18/1-2011) sore.
Pendahuluan
PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) melakukan Penimbangan (Weighing), Pengambilan Conto (Sampling) dan Pengukuran Kelembaban (Moisture Determination) atau WSMD pada setiap pengapalan konsentrat, baik untuk pengiriman dalam negeri maupun ekspor ke luar negeri, sesuai praktik bisnis internasional yang telah diterima dan berlaku secara umum seperti yang disyaratkan dalam Pasal 11 mengenai Pemasaran sebagaimana diatur di dalam Kontrak Karya (KK) yang ditandatangani antara Pemerintah RI dan PT NNT.
MATARAM – Lagi-lagi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) menyesalkan tindakan paksa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang melakukan pengambilan contoh konsentrat tambang di gudang konsentrat yang terletak di Pelabuhan Khusus Benete. Selasa (18/1-2011) sore tadi, Pemerintah KSB mengambil sampel untuk diuji laboratorium yang belum diketahui keberadaannya. PT NNT juga menyesalkan tuduhan yang dilontarkan Pemerintah KSB bahwa hasil pengujian yang dilakukan oleh PT NNT belum akurat.
MATARAM - Manajemen PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) akhirnya mengeluarkan pernyataan menyesalkan tindakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang menghentikan pengapalan konsentrat tambang di Pelabuhan Benete, Kamis (13/1-2011) petang. Padahal tindakan penghentian tersebut menyalahi prosedur dan tidak sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi.
MATARAM – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dinyatakan tidak berwenang menghentikan pengapalan konsentrat tambang milik PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang akan diangkut oleh MV SKOMVAER tujuan Brusbuttle Jerman. Sebab, tidak memerlukan surat keterangan asal (SKA) barang sebagaimana Peraturan Bupati Nomor : 30 Tahun 2010 tentang SKA.