MATARAM – Pasangan bakal calon Gubernur – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Bacagub-Bacawagub NTB) Suhaili Fadil Thohir – Muhammad Amin telah mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum NTB, Senin 8 Januari 2018 sore.

Mereka diusung oleh Partai Golkar (PG), Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Unsur pimpinan Partai Persatuan Pembangunan NTB versi Djan Farid juga tampak mendampingi.

Pasangan Suhaili (Bupati Lombok Tengah) – Amin (Wakil Gubernur NTB) ini menarik karena sebelumnya berseberangan sebagai sesama kader Partai Golkar (PG). Muhammad Amin terpental keluar dari PG karena berseberangan akibat dualisme kepemimpin DPP PG Abu Rizal Bakri dan Agung Laksono beberapa tahun lalu. Kemudian Amin berpindah ke Nasdem dan Suhaili terpilih sebagai ketua DPD PG NTB.

Persyaratan pencalonan pemilihan gubernur di NTB ini harus diusung oleh partai yang jumlah kursi di DPRD NTBnya mencapai 13. PG memliki 11 kursi, Nasdem (3), dan PKB (5). Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori mengatakaan pendaftaran sudah diterima. ”Tetapi jika terdapat kekurangan masih harus dilengkapi,” katanya.

Seusai pendaftaran, dalam jumpa pers Suhaili menegaskan akan menjalani ikhtiar pemilihan dengan cara yang tidak menyimpang dari norma agama. ”Kami tidak akan menodai pemilihan. Tidak akan ada money politic,” ujarnya. Penegasan tersebut disampaikan menyusul keterangan Amin yang mengatakan jelas tidak akan melakukannya. ”Jelas tidak boleh main politik uang,” ucapnya.

Selain itu, Suhaili yang merasa dirinya selalu dicurigai sebagai pengguna narkoba menyatakan sumpahnya perang melawan narkoba. ”Itu penyakit masyarakat,” katanya.

Dalam pemilihan gubernur periode 2018, ia menyatakan sebagai ikhtiar sehingga siapa pun yang dihadapi sebagai pesaing tidak menjadi masalah. ”Tidak ada lawan atau saling guling menggulingkan. Jika bukan saya, yang memenangkan itu yang terbaik,” ujarnya.

Diperkirakan masih ada dua pasang calon lain yang dikabarkan akan mendaftarkan diri Rabu 10 Januari 2018. Pasangan Walikota Mataram Ahyar Abduh (ex Golkar) – Wakil Ketua DPRD Mori Hanafi (Gerindra) diusung oleh Gerindra yang memiliki kursi delapan di DPRD NTB, PPP (6), PAN (5), PDIP (5). Sedangkan anggota DPR RI Zulkieflimansah dari daerah pemilihan Banten yang juga Rektor Universitas Teknologi Sumbawa berpasangan dengan Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor Lombok Timur Sitti Rohmi Djalilah (kakaknya Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi diusung oleh Partai Demokrat (8) dan Partai Keadilan Sejahtera (6).(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here