MATARAM – Senin 11 Desember 2017 dini hari tadi pukul 3.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA) tim SAR (Search and Rescue – Pencarian dan Pertolongan) Mataramberhasil mengevakuasi 16 orang awak kapal penangkap ikan yang mengalami kecelakaan di sekitar utara perairan Kabupaten Lombok Utara. Titik koordinat 080 06’ 00’’E-1160 02’ 104’’S. Para awak kapal tersebut oleh Tim SAR Mataram diserahkan kepada polisi di Pelabuhan Lembar Lombok Barat.

Menurut Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Gusti Lanang Wiswananda, kapal nelayan KM Putra Bahari Pratama 212 yang dinakodai Sartiman, diinfokan mengalami kebakaran oleh kapal kargo MV Leto berbendera Brasilia yang melintasi Selat Lombok dari Australia tujuan China. ‘’Mereka dievakuasi ke atas kapal barang itu,’’ katanya.

Tim SAR Mataram yang dikomandoi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya menggunakan Boat 220 Mataram dari Pelabuhan Lembar setelah menerima kabar Ahad 10 Desember 2017 malam sekitar pukul 19.15 WITA. Kejadiannya pukul 16.15 api keluar dari cerobong asap dan tidak dapat dipadamkan kemudian membakar atap kapal yang terbuat dari kayu berlapis fiber. Pukul 18.30 WITA awak kapal nelayan tersebut dievakuasi MV Leto.

Para awak kapal yang mengalami musibah tersebut adalah Satirman, Tarudi, M Riski, Cipto Nogoko, Adi Wijaya, Duanto Erman, Juendi, Mudrika, Diman, Tamji, Mukidin, Fransiskus, Warsono, Hasanudin, Rasidi dan Rahmat yang keseluruhannya berasal dari Desa Karang Song Kecamatan Indramayu.(sk0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here