MATARAM – Sebagai dampak dari abu debu gunung Agung, hari ini Kamis 30 November 2017 Garuda Indonesia meniadakan tujuh penerbangaan dari Lombok International Airport (LIA). Sedangkan Citilink meniadakan dua penerbangan. Padahal, LIA membuka operasi penerbangannya.

Sejak pagi dipastikan tidak terbang adalah 7 penerbangan GA dari LIA yang dibatalkan adalah GA431 tujuan Jakarta (Soekarno Hatta-Soehat), GA7049 ke Denpasar, GA7024 ke Bima, GA435 Soehat, GA433 Soehat, GA365 Surabaya dan GA451 Denpasar.

Sedangkan Citilink yang dibatalkan adalah QG-167 tujuan Halim Perdanakusumah dan QG-665 Surabaya.

Sebenarnya, LIA tetapi beroperasi. General Manager Angkasa Pura I – LIA I Gusti Ngurah Ardita mengatakan tetap dibuka sejak kemarin. ”Pagi ini LIA msh operasi, jam 08.00 kita melakukan evaluasi kembali,” katanya.

Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok Oral Sem Wilar mengutip hasil pantauanVolcanic Ash Advisory VACC Darwin menyebutkan dua bandara di Lombok dan Bali di luar area sebaran debu Gunung Agung. ”Jadi kalau ada pembatalan penerbangan itu keputusan maskapai sendiri,” ujarnya kepada Tempo.

Berdasarkan data Volcanic Ash Advisory Center (VACC) di Darwin, jarak LIA dan Ngurah Rai Bali adalah di luar 20 nautical mile (NM). Hitungannya persatu NM adalah 1,85 kilometer sehingga jarak keseluruhannya 37 kilometer.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here