DENPASAR . Erupsi Gunung Agung di Bali, terus meningkat. Pada Ahad 26 November 2017 malam terdengar dentuman keras yang menandakan terjadinya letusan dan menyusul kemudian hujan abu yang cukup deras.

Seiring dengan hal tersebut, pemerintah telah meningkatkan status bahaya Gunung Agung, Bali, dari Siaga menjadi Awas. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan seluruh layanan komunikasi data, percakapan ataupun SMS di sekitar Gunung Agung, dan di seluruh Bali masih aman dan tidak terjadi gangguan apapun, sehingga tetap dapat melayani masyarakat dengan baik.

Meski demikian, kewaspadaan terus dilakukan dan langkah-langkah antisipasi atas segala kemungkinan telah disiapkan.

Caretaker Vice President East Region XL Axiata Mochamad Imam Mualim mengatakan XL memastikan hingga saat ini tidak ada Base Transceiver Station (BTS) XL Axiata yang mengalami gangguan, termasuk di daerah yang masuk wilayah bencana. Namun, untuk antisipasi, telah menyiapkan langkah-langkah darurat seandainya bencana terus meningkat sehingga mengganggu operational BTS-BTS yang ada di sekitar lokasi bencana. ”Yang jelas,XL akan terus standby menjaga jaringan agar tetap bisa beroperasi,” katanya.

Karena di saat genting seperti ini sarana telekomunikasi menjadi sangat diperlukan, termasuk bagi aparat yang terlibat dalam penanganan dampak bencana.”

Imam Mualim menambahkan, XL Axiata memiliki 13 unit BTS yang berada di radius berbahaya 12 km. XL Axiata telah menyiapkan back-up jaringan dengan meningkatkan kapasitas trafik di setiap BTS di dekat area pengungsian.

Untuk mengantisipasi pasokan listrik, XL Axiata menyiapkan puluhan genset guna mendukung operasional BTS yang ada. XL Axiata juga telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan perusahaan penyedia menara telekomunikasi untuk mengantisipasi gangguan jaringan komunikasi di sekitar Gunung Agung.

Penanganan jaringan XL Axiata di sekitar Gunung Agung kini menjadi tanggung jawab bersama tim jaringan XL Axiata yang berbasis di Denpasar, Bangli, dan Karang Asem. Jumlah BTS milik XL Axiata yang berada di sekitar Gunung Agung ada sebanyak 33 BTS (2G/3G/4G). Sementara itu di seluruh Bali, XL Axiata memiliki lebih dari 3000 BTS (2G/3G/4G).

Sebagai perusahaan telekomunikasi, XL Axiata juga sudah memberikan bantuan sarana telekomunikasi, antara lain berupa telepon umum gratis (TUG), kartu SIM, dan akses internet, di lokasi pengungsian. Sarana ini akan bisa membantu kebutuhan komunikasi warga korban, dan juga bisa dimanfaatkan oleh aparat yang bertugas melakukan penanganan korban bencana.

Bulan lalu, XL Axiata telah menyalurkan donasi berupa bahan makanan dan obat-obatan melalui Posko Ulakan dan Posko Menanga yang berada di Kecamatan Manggis dan Rendang, Kabupaten Karangasem. Dengan adanya perkembangan terakhir, XL Axiata akan mulai mengumpulkan informasi untuk menyiapkan donasi selanjutnya bagi warga yang mengungsi.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here