MATARAM – Pukul 5.54.18 Waktu Indonesia Tengah, Kota Mataram dan sekitarnya mengalami goncangan gempa yang mengagetkan warga. Menurut Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto, kekuatan gempa 5.0 skala richter pusat gempanya berasal dari kedalaman 10 kilometer berada di titik 8.26 LS,115.57 BT atau 11 kilometer TimurLaut Karangasem Bali.

Sebagian penduduk warga Lingkungan Arong-Arong Timur Kelurahan Dasan Agung Mataram keluar dari rumah seraya mengucap takbir. ”Allah Akbar. Ya Allah,” kata Saiful. Menurutnya, yang awam, padahal sudah hujan beberapa hari ini, ternyata masih ada gempa. Belum ada kabar dampak dari goncangan gempa tersebut.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto, sumber gempa dari Karang Asem berjarak 11 kilometer. Karena adanya gunung Agung di daerah itu, masih dilakukan kajian apakah ada pengaruhnya dari gunung api tersebut. ”Dangkal sumbernya, maka dirasakan keras sekali goncangannya walaupuan di Mataram,” ujar Agus Riyanto.

Sebelumnya, telah terjadi dua kali gempa yang pusat gempanya di sekitaran Bima. Terjadi 31 Oktober 2017 lalu, berasal dari tenggara Bima, jaraknya sekitar 52 dan 54 kilometer berlangsung pertama pukul 6.37.19 WITA berkekuatan 5,4 SR dari kedalaman 130 kilometer dan yang kedua berkekuatan 5,1 SR dari kedalaman 10 kilometer.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here