JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis adanya seorang warga kota Banjarnegara menjadi korban tewas akibat tumbangnya pohon beringin besar di Alun-Alun. Bersama, juga menjadi korban luka berat. Terjadinya, sewaktu hujan deras disertai angin kencang Rabu 8 November 2017 selama 30 menit sejak pukul 12.30 Waktu Indonesia Barat.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, untuk mengatasi robohnya pohon beringin berusia tua tersebut, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulan Bencana Daerah menggunakan dua alat berat berupa backhoe dan satu traktor. ”Tiga orang yang tertimpa pohon berhasil diselamatkan walaupun luka parah dan kaki patah,” katanya.

Di Nusa Tenggara Barat, Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok (BIL) merilis keadaan cuaca hujan lebat sejak pukul 14.10 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Hujan lebat meluas di Mataram, Cakranegara, Ampenan, Labuapi, Kediri, Gerung, Jereweh, dan hingga ke wilayah Narmada, Gunung Sari, Jonggat, Pringgarata, Praya, Sekontong Tengah, Praya Barat, Taliwang, dan sekitarnya. Kepala Stasiun Meteorologi BIL Oral Sem Wilar menjelaskan bahwa untuk satu hingga dua hari ke depan masih berpotensi adanya kejadian hujan lebat disertai angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga sore hari. ”Ini mengingat saat ini sudah mulai memasuki awal musim hujan di beberapa wilayah NTB seperti Lombok Barat dan Mataram, ” ujarnya.

Sebelumnya, Rabu, 8 November 2017 pagi, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Amin menerima audiensi Koordinator Meteorologi Klimatologi Geofisika Provinsi NTB Wakodim yang juga Kepala Stasiun Klimatologi Lombok Barat dan Kepala Stasiun Geofisika (StaGeof) Mataram Agus Riyanto. Keduanya melaporkan satuan kerja baru StaGeof Mataram hasil relokasi dari Karang Asem Bali. ”StaGeof Mataram ini memenuhi keinginan Gubernur NTB,” ucap Agus Riyanto.

Wakil Gubernur Muhammad Amin berharap peran aktif BMKG baik Stasiun Meteorologi BIL, Stasiun Klimatologi Lombok Barat dan juga Stasiun Geofisika Mataram dalam upaya memberikan infomasi cuaca, iklim dan gempa bumi. ”Yang cepat, tepat, akurat, luas dan mudah dipahami demi kesiapsiagaan pengurangan resiko bencana,” katanya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here