MATARAM – Empat lingkungan di Kota Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami banjir setinggi setinggi dua meter setelah selama tigajam turun hujan, Sabtu 4 November 2017 sore sekitar pukul 15.00 waktu Indonesia Tengah (WITA). Sebanyak 222 unit rumah penduduk terkena banjir musiman sehingga menyebabkan penghuninya harus mengungsi ke rumah yang lebih tinggi lokasinya.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB Mohammad Rum kepada Tempo, banjir disebabkan meluapnya sungai Silo. ”Saat ini memang sudah surut tetapi mereka masih berada di tempat pengungsian,” kata Mohammad Rum.

Adapun penduduk yang terdampak kebanjiran tersebut berada di Lingkungan Kota Baru Kelurahan Bada 115 kepala keluarga (KK), Lingkungan Kampo Samporo Kelurahan Bali I sebanyak 45 KK, Lingkungan Kampo Sigi Kelurahan Karijawa 75 KK, Desa Wawonduru 63 KK. ”Untuk malam ini memerlukan bantuan nasi bungkus,” ujarnya. Sebelumnya supaya disalurkan bantuan mie instan dan air mineral.

Data BMKG Stasiun Sultan Salahudin Bima terjadi kerusakan atap rumah akibat angin kencang di Dompu. Juga dilaporkan hujan terjadi di sekitar wilayah Madapangga, Huu, Bolo hingga Dompu pada pukul 12.11 – 15.20 WITA.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here