JAKARTA – Sebagai bentuk peduli penyandang disabilitas, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan penyediaan buku audio. Bekerja sama dengan AyoBaca.In – organisasi peduli penyediaan sarana literasi penyandang tuna netra, akan mengaudiokan hingga akhir tahun targetnya, antara 20-25 buku, yang akan melibatkan sekitar 200-250 orang karyawan XL Axiata.

Buku-buku yang hendak diaudiokan tersebut antara lain bertema rohani, filsafat, hobi, kewanitaan, pengembangan diri, anak dan remaja, pendidikan, ekonomi, bisnis, manajemen, kesehatan, hukum, sosial dan politik, sastra dan budaya, spikologi, hingga teknik dan komputer.

General Manager Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengakomodir tingginya minat teman-teman karyawan XL Axiata untuk terlibat dalam kegiatan edukasi mengenai dunia digital kepada masyarakat di berbagai kota. Untuk buku audio ini membutuhkan pastisipasi dari banyak sukarelawan mengingat jumlah banyaknya buku yang perlu dibaca dan direkam. ”Jadi secara teknis, diperlukan satu orang untuk membacakan minimal satu bab,” katanya, Jum’at 13 Oktober 2017 sore.

Menurut Tri Wahyuningsih mengutip data Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), dari total jumlah penyandang tuna netra di Indoesia yang mencapai 3.7 Juta, hanya sekitar 2.000 orang yang memiliki akses membaca buku. Hanya sekitar tiga apersen buku yang telah diubah ke huruf braille dan audio book. Atas pertimbangan itu, maka XL Axiata dan AyoBaca.In telah menyiapkan beragam buku yang akan diubah menjadi buku audio.

Program Karyawan Berbagi Bersama Membangun Negeri, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam perayaan ulang tahun XL Axiata yang ke-21 tersebut, oleh AyoBaca.In sudah disiapkan cara praktis untuk teknis merekam pembacaan buku. Cara merekam pembacaan buku sehingga menjadi buku audio cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Pertama, karyawan atau relawan mengunduh aplikasi AyoBaca.In di Playstore atau AppStore. Di dalam aplikasi tersebut, sudah tersaji buku-buku yang hendak diubah ke menjadi buku audio, beserta bab mana yang masih belum dibacakan. Tinggal dipilih buku yang akan dibacakan. Perusahaan akan menyediakan buku-buku tersebut.

Untuk merekamnya, para relawan bisa melakukannya dengan menggunakan alat perekam khusus atau ponsel, di mana pun, dan kapan pun, selama direkam di tempat yang tidak berisik. Selanjutnya, hasil rekaman diunggah ke aplikasi Ayobaca.in. Pada aplikasi tersebut sudah tersedia fitur untuk mengunggah hasil rekaman. Tim Ayobaca.in selanjutnya akan mengubah suara dalam format “Daisy” dan dikompilasikan dengan bab-bab lainya hingga menjadi sebuah buku audio.

Program kerjasama dengan AyoBaca.In ini sekaligus menjadi upaya XL Axiata untuk mendukung realisasi program-program sosial dengan memanfaatkan teknologi digital dan melibatkan karyawan. AyoBaca.In sendiri merupakan organisasi nirlaba yang diinisiasi oleh peserta Program XL Future Leaders. AyoBaca.In telah meluncurkan aplikasi dengan nama yang sama di Google Play Store. Program yang dijalankan oleh para mahasiswa ini juga telah melakukan workshop di berbagai daerah, baik untuk melakukan edukasi publik atas perlunya penyediaan sarana literasi bagi penyandang tuna netra, juga sekaligus menggalang partisipasi publik dalam program mereka.

Hingga saat ini, program buku audio ini telah melibatkan lebih dari 3.500 relawan di berbagai kota di Indonesia, yang mencakup dari beragam profesi dan usia. Mulai pelajar, mahasiswa, karyawan swasta dan pegawai negeri, hingga aktivis dan kalangan selebritis. Sudah lebih dari 15 judul buku yang berhasil di-audio-kan. Beberapa di antaranya buku-buku yang cukup popular, yaitu The Alchemist (Paulo Coelho), Laskar Pelangi (Andrea Hirata), Negeri 5 Menara (Ahmad Fuadi), Hujan (Tere Liye), Steve Jobs (Walter Isaacson), dan Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat (Cindy Adam).(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here