GIRI MENANG – Untuk mendukung pencalonan pasangan petahana Fauzan Khalid dan ketua DPRD Sumiatun (Zaitun) pada pemilihan Bupati Lombok Barat, relawan Tim Sopoq Angen dipimpin oleh Tuan Guru Haji Muharrar Mahfudz selaku ketua tim pemenangan yang berasal dari unsur relawan non partai.

Penunjukan Muharrar Mahfudz sebagai Ketua Tim Sopoq Angen disampaikan langsung Fauzan Khalid yang didampingi beberapa perwakilan Tim Sopoq Angen dibawah pimpinan Ahyar Fadli. ”Tim Sopoq Angen ini di luar tim partai. Untuk tim dari parpol akan dibicarakan dengan partai pengusung lainnya,” katanya.

Ia mengemukakannya di sela-sela deklarasi dukungan PKS ke paket Zaitun di Lingkungan Asrama Putri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri yang juga kediaman Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS NTB TGH. Muharrar Mahfudz.

Kesehariannya Muharrar Mahfudz memiliki ratusan majlis taklim (pengajian) dengan ribuan jama’ah juga dikenal selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri.

Fauzan Khalid mengaku bahwa dirinya sangat sulit memberikan pujian terhadap Muharrar Mahfudz. Menurutnya, tokoh agama yang satu itu sangat lengkap baik itu dari sisi keilmuannya di bidang agama, politik hingga pergaulan ke masyarakat banyak. “Pertanyaannya sulit sekali saya jawab. Agak sulit saya memuji beliau, karena saking banyaknya,” ujarnya.

Fauzan berharap keberadaan Muharrar Mahfudz sebagai Ketua Tim Sopoq Angen bisa membimbing dirinya dan tim dalam perhelatan demokrasi yang tinggal hitungan bulan tersebut.
“Kami membutuhkan banyak bimbingan. Beliau saya anggap mampu mengkoordinasikan tim pemenangan dan diterima oleh semua pihak, termasuk Partai Politik,” ucapnya.

Salah seorang perwakilan Tim Sopoq Angen Ahyar Fadli menjelaskan bahwa pembicaraan untuk meminta Muharrar Mahfudz untuk menjadi Ketua Tim sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, kurang lebih satu bulan terakhir. ”Tujuannya agar perjuangan kami lebih maksimal. Dan beliau akhirnya setuju,” katanya.

Muharrar Mahfudz mengatakan bahwa dirinya secara pribadi ingin memberi kontribusi yang positif bagi Kabupaten Lobar. “Kita banyak potensi di Lobar ini, tentu di tangan yang tepat potensi Lobar bisa dimaksimalkan. Kita semua ingin berkontribusi untuk Lobar,” ujarnya.

Mengenai bersedianya dia menjadi Ketua Tim Sopoq Angen, Muharrar mengakui bahwa pribadi dari Fauzan Khalid yang membuat dirinya luluh. Menurut dia, Fauzan merupakan tipikal orang yang enak, baik bergaulnya, santun dan terpenting taat beribadah. Satu hal yang tak kalah penting adalah, Fauzan Khalid orangnya bersih tidak memiliki rekam jejak tertimpa kasus hukum. “Mudahan bisa seperti itu seterusnya,” ucapnya.

Harapan ke depannya, dia menginginkan tim pemenangan baik itu relawan, maupun partai politik pengusung terus bergerak. “Dan atas nama perjuangan, saya siap-siap saja untuk terus bergerak,” katanya.

Muharrar Mahfudz adalah pimpinan Ponpes Nurul Hakim Kediri Lobar itu merupakan politisi senior di NTB. Pernah beberapa kali menjabat sebagai anggota DPRD ditingkat Provinsi. Muharrar saat ini menduduki posisi sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS NTB.

Di Lobar sendiri, TGH. Muharrar Mahfudz pernah maju sebagai Calon Bupati Lobar tahun 2008 silam. Sayangnya yang bersangkutan terganjal karena kasus dugaan tidak syahnya jalur pendidikannya yang oleh PTUN telah dimenangkannya. Kendati pada akhirnya PTUN Surabaya memenangkan gugatan dan menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan ijazah dari tokoh agama tersebut tetap tidak lolos.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here