SENGGIGI – Sederet musisi yang tampil di Senggigi Sunset Jazz 2017 hari pertama, Sabtu 22 September 2017 sukses memukau ribuan penonton yang datang. Salah satu yang dinanti adalah penampilan Tohpati Bertiga yang tampil di Tambora Stage pada pukul 21.50 Wita.

Trio nyentrik bentukan seorang gitaris Tohpati bertiga itu begitu apik dan berirama membawakan lagu dari album perdana mereka Riot. Trio nyentrik bentukan seorang gitaris Tohpati bertiga itu begitu apik dan berirama membawakan lagu dari album perdana mereka Riot. Kilau lampu panggung dan keindahan Pantai Senggigi pada malam itu pun membuat penonton seakan terlarut dalam setiap komposisi lagu yang dimainkan.

Dalam konser Senggigi Sunset Jazz kali ini, Tohpati Bertiga membawakan sekurangnya 5 lagu andalan dari beberapa album sebelumnnya. Ia menyatakan terima kasih atas dukungan penonton. Senang bisa tampil di Senggigi Susnet Jazz. Semoga ini bisa menjadi pagelaran jazz tahunan. ‘’Penontonnya makin banyak, makin ramai. Lebih keren lagi acaranya,” kata Tohpati di atas panggung.

Pada pertengahan konser, para penonton Senggigi Susnet Jazz kembali disuguhkan dengan sesuatu yang cukup spektakuler dengan penampilan solo Indro Hardjodikoro. Kepiawaiannya memainkan irama bass penuh arti membuat suasana makin meriah.

Tak cukup dengan penampilan solo Indro, giliran Bowie yang unjuk kebolehan dalam memainkan drumnya. Musisi muda ini terlihat begitu atraktif dalam memainkan irama yang membuat para penonton kembali bersorak.

Selanjutnya kolaborasi Tohpati, Indro dan Bowie menjadi penutup penampilan Tohpati Bertiga. Standing applause pun mewarnai akhir dari penampilan mereka.

Setelah Tohpati Bertiga, Yura Yunita menjadi penutup di panggung Rinjani Stage. Yura sukses mmebuat “baper” ribuan penonton dengan lagu-lagu seperti Intuisiku, Get Long With You, dan ditutup dengan lagu Cinta dan Rahasia.

“Jangan kau pilih dia, pilihlah aku yang mampu mencinta mu lebih dari dia. Bukan ku ingin merebutmu dari sahabat ku. Namun kau tahu cinta tak bisa tak bisa kau salahkan…” begitu penggalan lagu Cinta dan Rahasia yang membuat suasana makin romantis.

Yura mengaku mendapatkan atmosfer berbeda kala tampil didepan ribuan penonton Senggigi Sunset Jazz 2017. “Ini kedua kalinya Yura main di Senggigi Susnet Jazz dan atmosfernya lebih seru tahun ini, lebih rame lagi. Terima kasih teman-teman Lombok. Semoga dalam waktu dekat bisa ketemu lagi,” kata penyanyi asal Bandung itu.

Sejak sore, Tambora Stage dan Rinjani Stage Sengggigi Sunset Jazz 2017 menampilkan sejumlah band dan musisi tenar Indonesia dan internasional. Seperti Chandra Giant Adhie, Pelita Harapan Jazz, Swaramantra, Bandini Koffie Jazz, Cellomano (Venezuela), Amy Kurniawan & Band, Tesla Manaf, Dua Drum, Ricad Hutapea dan Line (Tokyo) tampil sangat atusias dan “energik”.

Senggigi Sunset Jazz masih akan berlangsung hingga hari ini Sabtu, 23 September 2017. Para musisi jazz ternama seperti Bonita and The Hus Band dan Syaharani akan menunjukan aksinya sejak petang hingga malam sekitar pukul 23.00 Wita. Ajang ini terbuka secara umum alias tidak dipungut biaya.

Penyelenggara optimis event ini akan ramai penonton hingga dipenghujung acara. “Masyarakat sangat antusias dan sangat menikmati. Insyaallah, event seperti ini akan terselenggara lagi. Karena ini sudah menjadi komitmen kami untuk mengembangkan pariwisata Lombok Barat,” ujar Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid saat pembukaan Senggigi Sunset Jazz.

Fauzan Khalid berharap, kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif dalam upaya menggeliatkan potensi pariwisata di Lombok Barat dan bisa membuat masyarakat Indonesia dan dunia bisa semakin mencintai Pulau Seribu Masjid itu. Jika orang semakin mencintai Lombok, tambahnya, maka keinginan untuk berkunjung akan semakin meningkat. Pemkab Lombok Barat menargetkan kunjungan wisatawan menyentuh angka 750 ribu. Hingga Juni ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Barat sudah 550 ribu orang wisatawan. Ia optimis dengan kegiatan superti Senggigi Sunset Jazz 2017 mampu menembus angka satu juta.

Ditemui terpisah, pihak ArchiSS dan Jazz and World Music Festival (JWM) mengemukakan bahwa pengunjung Senggigi Susnet Jazz sangat menikmati pertunjukan. Biru dan jernihnya air laut, pasir putih dan sunset di Pantai Senggigi menjadi daya tarik yang luar biasa event senggigi sunset jazz ini. ‘’Kami lihat tak hanya para pengunjung, tapi para musisi pengisi acara juga menikmati tampil di Senggigi Sunset Jazz,’’ ucap Nety Rusi selaku event organizer dari ArchiSS.

Senada dengan Nety, Imam Sofian dari Jazz and World Music Festival (JWM) mengaku bahagia melihat padatnya jumlah pengunjung. Hari pertama pengunjung sudah sepenuh ini, biasanya pengunjung yang datang sekarang akan promosi pada temannya. ‘’Jadi hari kedua akan lebih padat lagi pengunjung, ” kata Imam saat diwawancarai.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here