JAKARTA – Sebagai komitmen untuk menggelar event berskala nasional, Bupati Lombok Barat (Lobar) Fauzan Khalid melakukan sosialisasi Senggigi Sunset Jazz (SSJ) dengan menghadiri Konfrensi Pers yang mengundang lebih dari empat puluhan media nasional, baik cetak maupun elektronik.

Kegiatan itu diselenggarakan di sebuah kafe di bilangan Senayan Jakarta dengan difasilitasi oleh pihak pelaksana SSJ, archiss Jakarta dan Bandini Mataram, Senin 18 September 2017. Didampingi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Lobar Yenny S. Ekawati, Fauzan menceritakan bahwa event jazz di tahun ini adalah tahun ke2 setelah tahun 2016 lalu. Mengikuti sukses tahun lalu, Fauzan menjanjikan pagelaran jazz yang lebih meriah dan memadukan harmoni antara alam, manusia, dan music. ‘’Sehingga akan berdampak positif terhadap pembangunan pariwisata di Lombok Barat,’’ katanya. Rencananya, diselenggarakan 22 – 23 September 2017 di pantai Senggigi.

Tahun 2017 ini, target Lobar adalah 750 ribu kunjungan wisatawan. Ia optimis target itu bisa dicapai bahkan lampaui. Tahun ini saja di semester pertama 2017, angka kunjungan sudah mencapai 510 ribuan wisatawan.

Fauzan menjanjikan event jazz di Lombok Barat akan dijadikan agenda tetap. Sejak ide ini muncul sampai terlaksana, diyakini akan konsisten menjadikan event ini agenda tahunan dengan tempat yang mungkin saja berbeda. Bisa jadi di tengah Gili. Soal itu, biar waktu yang menilai.

Musisi Jazz asal Bandini Jazz mengutarakan rasa senang dan optimismenya, bahwa event tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu. “Sejak tahun 2007 kami gerilya, baru Pemkab. Lobar yang menyambut baik gagasan pagelaran jazz di NTB,’’ ujarnya.

Adanya artis yang akan tampil, SSJ akan sangat kental dengan aroma jazz sebagai bentuk idealisme untuk mengedukasi masyarakat dan menghadirkan event budaya. “Untuk diketahui, SSJ memang adalah bagian dari Festival Pesona Lombok Barat,” ucap Yenny S. Ekawati menimpali jawaban Ayiss.

Dalam konfresi pers itu hadir maestro jazz Indonesia, Tohpati, Indra, dan Boy. Indro yang dikenal sebagai pemain bass kenamaan mengaku Lombok memiliki kesan mendalam bagi dirinya karena sering membagi ilmu dengan musisi jazz lokal. “Tahun lalu saya main di Senggigi, maka tahun ini saya kompori Tohpati dan Boy untuk bisa main di SSJ,” katanya.

Sebelum konfrensi diakhiri, mereka bertiga unjuk kebolehan memainkan tiga lagu. Denting gitar full skill dari Tohpati ditimpali oleh permainan bass yang sangat apik dari Indra dan dentuman drum dari Boy. Permainan atraktif mereka seakan mengundang untuk hadir di Senggigi Sunset Jazz pada tanggal 22-23 September nanti.

Netty dari Archiss selaku pihak penyelenggara mengatakan acara dimulai setiap jam 15.00 agar penonton pun bisa menikmati indahnya Sunset.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here