MATARAM – Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2017 yang berlangsung sejak 18 Agustus 2017 ditutup di depan peserta International Halal Travel Fair, Sabtu 16 September 2017. Acara penutupannya sekaligus pembukaan Festival Senggigi 2017 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan di Pantai Duduk Kecamatan Batu Layar Lombok Barat.

Selama BPLS 2017 diadakan 28 kegiatan yang tersebar di berbagai daerah kabupaten kota se Nusa Tenggara Barat (NTB). ‘’Banyak yang sukses dan banyak juga yang harus dibenahi,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal. Antara lain yang harus dibenahi adalah manajemen dan aktivitas kegiatan.

Festival Pesona Senggigi 2017 dikatakan Faozal adalah kegiatan pariwisata paling tua dari segenap kegiatan yang dilaksanakan. Diharapkan dukungan untuk dapat menghadirkan atraksi dan upaya kongkrit pemerintah Lombok Barat membangun Senggigi lebih unggul dalam sektor pariwisata domestik maupun internasional.

Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin mengatakan pariwisata telah menumbuh kembangkan ekonomi kreatif yang telah menyumbang Rp 1.000 triliun atau lima persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Indonesia berhasil tingkatkan Indeks kebahagiaan masyarakatnya. ‘’Kita berada dalam posisi menengah, indikator meningkat pendapatan dan rasa aman,’’ ujarnya.

Karenanya perlu diciptakan rasa aman agar tamu merasa nyaman, target kunjungan 3,5 juta orang wisatawan bisa tercapai. Oleh karena itu, perlu kerja sama yang baik antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. ‘’Terus kita gelorakan Festival Senggigi dan festival lainnya,’’ ucapnya.

Seorang peserta International Halal Tourism Fair 2017 Nong dari Banten mendapatkan kesan yang mempersona selama berkunjung tiga hari. ‘’Wow, exiting. Lombok lebih exiting ternyata dibanding Banten,’’ katanya yang mengungkap kesan selama semalam di Sembalun, seumur hidup setelah Pramuka baru mengulang tidur di tenda barak walau dingin. Jadi keakraban bersama, salut kepada NTB yang buat aksebilitas destinasi wisata keren banget. ‘’Walaupun jauh jalannya keren, worthed banget datang ke sini,’’ ujarnya.

Wayan dari Bali pun memuji Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal yang luar biasa, berjiwa muda. ‘’Terimakasih Pemda NTB yang luar biasa kembangkan pariwisata. Saya salut Pemda NTB sekarang,’’ ucapnya.

Seorang tamu dari Tanjung Malin, Perak, Malaysia Zaharul mengaku yang ketiga kalinya ke Lombok. ‘’Kalau sekali ga bagus pengalaman pasti ga datang lagi. Tetapi pertama datang sudah jatuh cinta,’’ katanya seraya memuji alam dan penduduknya yang ramah dan mesra luar biasa.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here