MATARAM – Setahun, Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (IGD RSUD)Kota Mataram melayani hingga 60 ribu pasien. Sedangkan layanan kunjungan pasien rata-rata 1.000 orang seharinya. Mereka yang berobat tidak terbatas warga kota Mataram saja tetapi juga berasal dari kabupaten – kota lainnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur RSU Kota Mataram Lalu Herman Mahaputra melaporkan layanan pasien tersebut sewaktu peresmian gedung Hemodialisa untuk pelayanan pasien cuci darah, Rabu 9 Agustus 2017. Gedung Hemodialisa ini merupakan pusat layanan cuci darat di NTB. Saat ini ada 15 unit alat cuci darah dan akan ditingkatkan hingga 60 unit. ‘’Karenanya, di sini juga dibangun gedung IGD Terintegrasi,’’ kata Herman Mahaputra.

Pembangunan IGD Terintegrasi, menurutnya, lima lantai dengan pelayanan yang lebih lengkap. IGD yang ada saat ini dianggap tidak layak lagi untuk jumlah kunjungan IGD yang pada tahun 2016 lalu saja mencapai angka 60 ribu.

Pelayanan lain yang juga dilakukan di RSUD Kota Mataram adalah pelayanan antar obat gratis (Artis), dan menyiapkan armada untuk melakukan pelayanan home care. Untuk kasus-kasus penyakit yang memerlukan pelayanan khusus, RSUD Kota Mataram juga mencoba menawarkan pelayanan dengan melakukan kerjasama operasional dengan pihak ketiga. “Kita juga ada Pelayanan Kesehatan Darurat. Tinggal menekan angka 119, akan dijemput di rumah bersangkutan dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Berbagai terobosan dan inovasi pelayanan kesehatan yang dilakukan di RSUD Kota Mataram memperoleh apresiasi dari Wali Kota Mataram Ahyar Abduh. Sebelum meresmikan gedung Hemodialisa dan peletakan batu pertama IGD Terintegrasi tersebut Ahyar Abduh mengakui keberhasilan RSUD Kota Mataram yang telah masuk dalam 10 besar Rumah Sakit Inovatif di Indonesia dan menjadi rumah sakit dengan akreditasi paripurna.

Dibangunnya IGD Terintegrasi ini, akan bertambah lagi fasilitas kesehatan yang dimiliki RSUD Kota Mataram. Apalagi RSUD Kota Mataram bukan hanya melayani masyarakat Kota Mataram saja bahkan juga mampu memberi kontribusi bagi masyarakat dari kabupaten-kota lain di NTB. “Pemerintah Kota Mataram akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan RSUD Mataram. mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik dan semakin bisa meningkatkan pelayanan,” ucapnya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here