DENPASAR – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi mengajak ummat Islam di Bali untuk terus menjaga persatuan bangsa dan merawat semangat kebhinekaan. Sebab persatuan, menurutnya merupakan warisan dari para ulama yang menjadi pondasi utama dalam membangun dan memperkokoh tegaknya suatu negara.

Ditegaskan Zainul Majdi yang bergelar doktor tafsir Al Qur’an tamatan Al Azhar Kairo, didalam Islam, menjaga persatuan adalah perintah Allah SWT yang tertuang dalam Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat muslim. Menurutnya, menjaga persatuan adalah kewajiban bagi seluruh umat islam.

Oleh karenanya, Gubernur meminta agar ummat Islam, khususnya di Bali, tidak mudah percaya dengan berita berita yang banyak bertebaran di media sosial. ‘’Yang bertendensi fitnah dan hoax. Ummat Islam tidak boleh ikut menjadi bagian dalam menyebarkan berita berita seperti itu, ‘’ katanya sewaktu berbicara pada tabligh akbar yang berlangsung di Masjid Agung Sudirman Jalan Selamet Riyadi Denpasar Kami13 Juli 2017. Pada saat itu juga dilakukan launching Banson Online Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Berbagi.

Tausiah Zainul Majdi tersebut disampaikan melalui Humas Pemerintah Provinsi NTB, Jum’at 14 Juli 2017 siang. Dikatakan Zainul Majdi, kalau ada ummat Islam yang ikut menyebarkan berita hoax, maka dia telah berbuat dosa karena telah melanggar perintah Allah SWT dan ajaran Rasulullah SAW.

Di hadapan ribuan umat muslim yang datang dari kabupaten/kota se-Bali, tuan guru bajang (TGB) sebutan akrab Gubernur NTB tersebut mengajak seluruh umat muslim di Indonesia, khususnya di Provinsi Bali untuk menjadi bagian dalam merawat dan menjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Di tengah berbagai macam fenomena yang terjadi sekarang ini, kata TGB seperti bertebarnya berita-berita hoax di media sosial yang berisikan kata hujatan dan fitnah yang belum tentu kebenarannya. ‘’Sangat mengancam keutuhan persatuan dan kekuatan kita sebagai bangsa yang majemuk,’’ ujarnya.

TGB juga mengapresiasi gagasan kreatif dari IPHI Bali dengan menggalang pengumpulan dana bantuan sosial secara online untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat NTB yang menghadapi berbagai kesulitan sosial di Bali. Untuk diketahui bahwa program Bansos Online IPHI Berbagi, merupakan salah satu program sosial kemasyarakatan yang digagas oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Denpasar, untuk mengumpulkan bantuan dari seluruh elemen masyarakat yang ada, khususnya saudara-saudara yang muslim di seluruh Indonesia.

Diharapkan oleh TGB, program keperdulian sosial itu akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya di NTB. “Mari kita manfaatkan sarana ini sebagai ladang untuk menanam kebaikan melalui bantuan kita untuk sesama,” ucapnya.

Ia juga berharap umat Islam di manapun berada, harus selalu tampil menjadi Rahmatan Lil Alamin. Yakni menjadi penyejuk dan pemberi manfaat bagi sesesama manusia bukan hanya kepada sesama umat muslim saja. “Mari kita jaga persatuan dan persaudaraan di Negara kita tercinta ini. Kita hormati dan jaga dengan sebaik-baiknya jasa para pendahulu yang telah bersusah payah memintal persaudaraan sehingga lahirlah bangsa Indonesia yang besar dan indah ini”, katanya.

Sebelumnya ditempat yang sama, Ketua bidang bantuan IPHI Denpasar, H. Soetjipto menjelaskan Program Bansos Online ini, telah banyak membantu masyarakat muslim yang tidak mampu, baik dari Kota Denpasar, Bima dan Lombok. Misalnya untuk membantu mereka yang tidak mampu mambayar biaya pengobatan di Rumah Sakit dan lain sebagainya.

“Pokoknya kalau ada keluarga membutuhkan bantuan, hubungi kami insyaallah akan kita bantu,” ujarnya. Ditegaskannya, dengan program tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here