MATARAM – Pelayanan dan pengabdian yang terbaik akan terwujud, bila didasari niat yang penuh ketulusan dan keikhlasan, dengan menjadikan ladang pengabdian itu sebagai wujud kecintaan kepada masyarakat dan beribadah kepada Allah SWT. Sebaliknya Kerinduan dan kecintaan masyarakat akan tumbuh kepada Aparatur karena mereka dapat merasakan dan percaya adanya pengabdian dan pengayoman yang diberikan. Maka dari itu jadilah polisi yang kehadirannya selalu dirindukan dan dicintai masyarakat.

Pesan penuh makna itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Bartat (NTB) Muhammad Zainul Majdi kepada segenap jajaran Kepolisian Daerah (Polda) NTB, pada acara ramah tamah dan santap malam bersama Kepala Polda NTB Brigjen Firli beserta FKPD Prov. NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh jajaran Polda NTB, serangkaian Parade Peringatan Hari Bhayangkara ke-71 di kediaman Kepala Polda NTB, Senin, 10 Juli 2017.
Diingatkan oleh Zainul Majdi, kunci sukses untuk mendapatkan kepercayaan dan empati dari masyarakat, adalah dengan meluruskan niat bahwa apa yang dikerjakan, merupakan ibadah. Hal yang paling penting ditanamkan adalah bekerja dengan baik. ”Maka respon positif dan negatif dari masyarakat hendaknya disikapi dengan lapang dada, ” katanya.

Ia mengajak seluruh lapisan kepolisian untuk terus mensyukuri segala kemajuan yang telah dicapai saat ini. “Bersyukur bukan hanya terhadap keberhasilan yang terlihat nyata. Seperti kemajuan sarana dan prasarana yang dimiliki Polri. Tetapi yang lebih penting, ujar Zainul Majdi adalah kesyukuran yang diwujudkan untuk selalu merawat tumbuhnya rasa ketulusan dan keikhlasan seluruh elemen kepolisian dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara dan masyarakat. “Mari kita berikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh elemen yang telah menjadikan Polri tumbuh maju sampai dengan usia 71 tahun saat ini,” ujarnya.(*/sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here